Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung kini menjadi sorotan, karena disebut-sebut menganggarkan cetak undangan rapat dengan nilai fantastis, yakni Rp80 juta.
Angka tersebut dinilai berlebihan dan menghambur-hamburkan uang rakyat. Tak hanya itu, anggaran cetak undangan Rp80 juta juga dianggap sarat dengan aroma korupsi.
Lantas seperti apa kasus tersebut? Berikut ulasannya.
Viral di media sosial
Kabar mengenai DPRD Lampung menganggarkan cetak undangan Rp 80 juta berawal dari sebuah unggahan akun Twitter @PartaiSocmed pada Rabu (22/3/2023).
Akun tersebut mengunggah tangkapan layar laman pengadaan barang dan jasa yang diduga diadakan di DPRD Lampung.
Dalam tangkap layar itu tertulis biaya Cetak Undangan Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam memperingati Hari Jadi Provinsi Lampung ke-59 Tahun 2023, sebesar Rp80 juta.
“Ada aja ya caranya cari duit? Bikin undangan rapat untuk 85 anggota DPRD Lampung saja biayanya sampai 80 jeti!,” cuit akun tersebut mengiringi unggahannya.
Undangan sebanyak 4 ribu lembar
Lantas saja unggahan tersebut mencuri perhatian dan menjadi viral di media sosial. Tak sedikit netizen yang kemudian memberikan tanggapan mengenai biaya cetak undangan tersebut.
Ada juga netizen yang memberikan informasi tambahan mengenai rencana cetak undangan Rp80 juta tersebut.
Salah satunya dilakukan oleh akun Twitter @y*na*tar, yang me-reply cuitan akun @PartaiSocmed dengan tangkapan layar yang menjelaskan mengenai informasi detil dari rencana cetak undangan itu.
Dalam cuitan itu disebutkan kalau anggaran Rp80 juta dialokasikan DPRD Lampung untuk mencetak undangan sebanyak 4 ribu lembar.
“Untuk 4000 lembar tum, anggap per lembar Rp 20 ribu,” cuit akun tersebut.
Spesifikasi undangan
Berita Terkait
-
Selain Jahe dan Lidah Buaya, Berikut Rekomendasi Tanaman Obat yang Wajib Ada di Rumah
-
Akibat Konten Makan Babi Viral, Lina Mukhrejee Menyerah Hingga Minta Maaf dan Siap Diperiksa Polisi
-
Tes IQ: Selesaikan Persamaan dengan Memindahkan Satu Batang Korek Api, Waktu Anda Terbatas!
-
Baru Bebas dari Penjara, Seungri Ex BIGBANG Ajak Teman Pergi Clubbing
-
BEM UI Kritik Pengesahan Perppu Cipta Kerja, Foto Puan Maharani Diedit Berbadan Tikus: Dewan Perampok Rakyat
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
-
Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden
-
Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu
-
Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?
-
Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru
-
Waspada Siomay Campuran Ikan Sapu-Sapu, Dinas KPKP DKI Ingatkan Bahaya Logam Berat yang Mengintai
-
Viral Guru SD 30 Tahun Mengabdi Dilaporkan ke Polisi Usai Menegur Murid, Keluarga Minta Dukungan