News / Nasional
Selasa, 28 Maret 2023 | 08:18 WIB
Ilustrasi Adzan - Perbedaan Adzan Subuh dan Adzan Lainnya (Unsplash)

Laa Ilaaha illallaah (2X) 

Artinya: 

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar 

Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah 

Aku menyaksikan bahwa Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah 

Marilah Sholat 

Marilah menuju kepada kejayaan 

Sholat itu lebih baik daripada tidur 

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar 

Baca Juga: Bolehkah Mandi Junub saat Adzan Subuh di Bulan Ramadhan?

Tiada Tuhan selain Allah 

Doa Sebelum Adzan 

Muadzin atau orang yang mengumandangkan adzan dianjurkan untuk membaca doa sebelum adzan, berikut bacaan doanya: 

Subhaanallah walhamdulillah wala ilahaillah wallahuakbar, wala haulawala kuuwata illabillahiladhim, allahummasholli wasallim ‘ala sayyidina muhammadillahu ya kariim.

Arti: "Maha suci Allah, segala puji bagi Allah dan tiada tuhan selain Allah yang maha besar, dan tidak ada daya dan upaya kecuali pertolongan dari Allah, ya Allah, limpahkan kasih sayang kepada junjungan kita Nabi Muhammad yang pemurah." 

Doa Sesudah Adzan  

Setelah adzan, muadzin disunnahkan membaca doa berikut: 

Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, ‘aaliyatar rofii’ah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz. 

Artinya: "Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al-wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan) kepada nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan." 

Itulah tadi penjelasan mengenai perbedaan Adzan Subuh dan adzan lainnya. Serta doa sebelum dan sesudah adzan yang dianjurkan untuk dibaca muadzin.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Load More