Adapun kategori dan nilai IPP PUPR, antara lain Inovasi (5), Konsultasi dan Pengaduan (4,75), Sarana dan Prasarana (4,8), Sistem Informasi Pelayanan Publik (5), dan Profesionalisme SDM (5).
Menurut Tiara, Kementerian PUPR tak perlu diragukan dalam hal peningkatan kualitas sarana dan prasarana untuk kelompok rentan.
"Komitmen PUPR dalam penyediaan sarana dan prasarana, antara lain berupa toilet khusus, loket dan lift khusus, atau pintu yang mudah diakses bagi masyarakat difable merupakan prestasi tersendiri. Hal ini bisa terus ditingkatkan untuk waktu-waktu yang akan datang," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Tiara mengingatkan lagi soal perilaku birokrasi dalam melayani. Beberapa poin penting dalam pelayanan, menurutnya adalah memberikan respons cepat, ramah, senyum, sabar, disiplin, tulus, bersedia membantu lebih lanjut, mau mendengarkan, dan tak segan mengucapkan maaf atau terimakasih.
"Jangan lupa untuk berorientasi pada Ber-AKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif sebagai dasar dari amanat pelayanan publik," katanya.
Berita Terkait
-
Katanya Payung Raksasa Rp42 Miliar di Masjid An-Nur Barang Bagus Tapi Bajret! Gubernur Riau Jangan Mudah Percaya
-
Ditjen Cipta Karya PUPR Latih Tenaga Ahli Bangunan Gedung Hijau
-
Dilirik Dunia, Republik Kongo Tertarik Aplikasi Teknologi Residu Center Klungkung
-
Resmikan Instalasi Gizi RSUD Karsa Husada Batu, Gubernur Khofifah: Semua Elemen akan Tingkatkan Kualitas Pelayanan
-
Program Teknik Industri Swiss German University Gelar Workshop Applied Artificial Intelligence in Industry
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat
-
KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik
-
Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang
-
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?