Suara.com - Ada dua perbedaan jumlah rakaat dalam pelaksanaan sholat tarawih. Mayoritas ulama menyatakan sholat tarawih dikerjakan dua rakaat salam dengan total 20 rakaat. Lalu bagaimana dengan pendapat lain yang membolehkan sholat tarawih 4 rakaat sekali salam?
Buya Yahya dalam kanal Youtube Al-Bahjah TV menjelaskan dalam empat mazhab Islam yakni Syafii, Hambali, Maliki, dan Hanafi semuanya menyebutkan sholat tarawih dikerjakan dua rakaat salam dengan total dua puluh rakaat.
Pendapat ini didasarkan pada hadis yang meyebutkan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukan shalat malam dua rakaat salam, dua rakaat salam, lalu witir satu rakaat.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 990 dan Muslim, no. 749]
Kendati demikian, Buya Yahya menyebutkan jika ada masjid atau musala yang menggunakan cara empat rakaat salam maka makmum tidak boleh menyalahkan karena ada dasar lain yang melatarbelakangi cara empat rakaat salam ini.
Adapun jika makmum merasa kurang pas di hati untuk tarawih dengan empat rakaat salam lebih baik mencari tempat lain yang dinilainya lebih sempurna. Namun, menurut Buya Yahya, jika tempat ibadah tidak bertentangan dari segi akidah atau pokok kepercayaan maka tidak perlu berpindah.
Sholat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam
Sholat tarawih empat rakaat salam bisa kita jumpai di kalangan Muhammadiyah. Mengutip situs resmi Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah sholat empat rakaat salam ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Aisyah.
Dalam hadis disebutkan Dari Abi Salamah Ibn ‘Abd ar-Raman (diriwayatkan) bahwa ia bertanya kepada ‘A’isyah mengenai bagaimana sholat Rasulullah saw di bulan Ramadhan.
‘A’isyah menjawab: Nabi saw tidak pernah melakukan sholat sunat di bulan Ramadhan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat. Beliau sholat empat rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau sholat lagi empat rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau sholat tiga rakaat [HR al-Bukhari dan Muslim].
Baca Juga: Apakah Benar Mengorek Telinga Bisa Batalkan Puasa? Begini Penjelasan Buya Yahya
Ahli hadis Indonesia seperti Prof. Dr. T.M. Hasbi ash-Shiddieqy (dalam bukunya Pedoman sholat, hal 514, begitu juga dalam Koleksi Hadis-Hadis Hukum, V: 130), begitu pula A. Hassan pendiri Persatuan Islam, ahli hadis juga, dalam bukunya Pelajaran sholat, h. 283-284, kedua beliau itu berpendapat bahwa sholat tarawih (qiyam Ramadan) empat rakaat sekali salam adalah sah, itu salah satu kaifiat sholat malam yang dikerjakan oleh Nabi Saw.
Demikian penjelasan tentang hukum sholat tarawih 4 rakaat sekali salam dan cara makmum menyikapinya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Apakah Benar Mengorek Telinga Bisa Batalkan Puasa? Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Hukum Membangunkan Orang Sahur Pakai 'Obrok dan Ronda', Buya Yahya: Itu Penting Banget, Tapi...
-
10 Daftar Surat yang Dibaca Sholat Tarawih, Pendek dan Cepat, At-Takatsurhingga Al-Lahab
-
Cara Sholat Tarawih untuk Pekerja Shift Malam, Buya Yahya: Boleh Sendirian atau Dilakukan di Perjalanan Pulang
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
Terkini
-
Kuwait Tembak Jatuh 3 Pesawat Tempur F-15 Amerika Serikat
-
Wilayah Udara Timur Tengah Ditutup, Ditjen Imigrasi Berlakukan Izin Tinggal Terpaksa untuk WNA
-
Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi, Harap Negara Sahabat Kutuk Serangan AS
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Guncang Dunia! AS-Israel Bombardir Lebih 2.000 Lokasi di Iran
-
MK Putuskan Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Kabar Baik Bagi Pejuang Autoimun dan Saraf
-
Bareskrim Bongkar Rantai Bandar Narkoba Ko Erwin: Charlie dan Arfan Dicokok, The Doctor Diburu
-
Dipanggil KPK untuk Kasus DJKA, Eks Menhub Budi Karya Absen Alasan Sakit
-
Dubes Iran Respons Niat Prabowo Jadi Juru Damai, Begini Katanya