Suara.com - Upaya pengambil alihan atau kudeta Partai Demokrat yang dilakukan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko diduga berlanjut.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY pada Senin (3/4/2023) menyebut, Moeldoko mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) untuk merebut partai itu.
Menurut AHY, Moeldoko masih berupaya untuk mengambil alih Partai Demokrat dengan mengajukan PK atas keputusan SK AD/ART Partai Demokrat dari Kementerian Hukum dan HAM.
Dalam melakukan upaya itu, AHY menyebut Moeldeko mengajukan PK bersama mantan kader Demokrat, yakni Jhoni Allen Marbun. Ini setelah Moeldoko disebut AHY melakukan KLB abal-abal ilegal yang gagal total.
Terkait upaya Moeldoko dan Jhoni Allen, AHY menyatakan, ia akan mengajukan kontra memori untuk menjawab PK tersebut. Ia sangat yakin Partai Demokrat pimpinannya akan menang atas gugatan tersebut.
Seperti apakah perseteruan AHY dan Moeldoko sebelumnya? Berikut ulasannya.
Perseteruan AHY dengan Moeldoko terkait kepemimpinan Partai Demokrat bermula pada 1 Februari 2021, AHY menyatakan ada sebuah gerakan yang berupaya untukmengambilalih kepemimpinan Partai Demokrat.
Menurut dia, Gerakan tersebut melibatkan 5 orang, di mana empat di antaranya adalah mantan keder partai, dan satu orang lainnya merupakan pejabat penting di lingkar kekuasaan Presiden Joko Widodo.
AHY menyebut, lima orang itu akan menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk melengserkan dirinya dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat.
Baca Juga: Bebas Pekan Depan, Anas Urbaningrum Bakal jadi Penggangu SBY, Curi Ceruk Suara Demokrat?
AHY surati Presiden dan Menkopolhukam
Dalam kesempatan yang sama ,AHY juga menyatakan ia telah bersurat secara resmi kepada Presiden Jokowi untuk meminta klarifikasi dan konfirmasi presiden mengenai kabar adanya gerakan tersebut.
Namun menurut AHY, surat tersebut tidak ditanggapi oleh Istana. Ia lantas berkirim surat pada Menko Polhukam Mahfud MD.
KLB Deli Serdang digelar
Informasi yang disebut AHY mengenai akan adanya KLB untuk merebut kepemimpinan Partai Demokrat ternyata benar terjadi.
KLB tersebut diprakarsai oleh mantan kader Demokrat yang telah dipecat, yakni Darmizal. Adapun KLB digelar di The Hill Hotel and Resort Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 5 Maret 2021.
Berita Terkait
-
Bebas Pekan Depan, Anas Urbaningrum Bakal jadi Penggangu SBY, Curi Ceruk Suara Demokrat?
-
Kudeta Partai? Moeldoko Dituduh Ajukan PK, Demokrat Ponorogo Minta Perlindungan Hukum ke PN
-
Tersandung Kasus Korupsi Proyek Hambalang, Anas Urbaningrum Bernasib Malang
-
Profil Singkat Pasang Surut Karir Politik Anas Urbaningrum dari Masa ke Masa
-
'Silakan Buka-bukaan' Demokrat Tantang Klaim Anas Urbaningrum Mau Bongkar Kasus Hambalang
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci