KLB tersebut menghasilkan keputusan yakni Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB, melalui mekanisme voting.
AHY mengadu ke Kemenkumham
Terkait dengan hasil KLB Partai Demokrat Deli Serdang, AHY lalu melapor ke Kementerian Hukum dan HAM pada Senin (8/3/2021).
Mereka menyerahkan 5 kontainer berkas untuk menyatakan KLB Deli Serdang tak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat. AHY optimis Kemenkumham akan memeriksa dan memutuskan perkara ini dengan penuh integritas.
Kubu Moeldoko juga lapor ke Kemenkumham
Sehari setelah AHY mendatangi Kemenkumham dengan sejumlah bukti yang ia bawa, pada Selasa (9/3/2021), Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang juga datang ke Kemenkumham.
Mereka menyerahkan hasil KLB Partai Demokrat Deli Serdang. Namun kedatangan mereka kala itu tidak terpantau oleh awak media.
Mereka mengaku sengaja datang dengan senyap, sebab tidak mau menganggu konsentrasi Kemenkumham dengan adanya keramaian.
Kemenkumham tolak Partai Demokrat versi KLB
Baca Juga: Bebas Pekan Depan, Anas Urbaningrum Bakal jadi Penggangu SBY, Curi Ceruk Suara Demokrat?
Pada Rabu (31/3/2021), Kementerian Hukum dan HAM secara resmi menolak permohonan pengesahan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang.
Menkumham Yasonna Laoly menjelaskan penolakan dilakukan karena hasil KLB tersebut tidak memenuhi kelengkapan dokumen yang telah dipersyaratkan.
Terkait keputusan itu, Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang menyatakan menghormati keputusan pemerintah yang menolak pengesahan KLB.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Bebas Pekan Depan, Anas Urbaningrum Bakal jadi Penggangu SBY, Curi Ceruk Suara Demokrat?
-
Kudeta Partai? Moeldoko Dituduh Ajukan PK, Demokrat Ponorogo Minta Perlindungan Hukum ke PN
-
Tersandung Kasus Korupsi Proyek Hambalang, Anas Urbaningrum Bernasib Malang
-
Profil Singkat Pasang Surut Karir Politik Anas Urbaningrum dari Masa ke Masa
-
'Silakan Buka-bukaan' Demokrat Tantang Klaim Anas Urbaningrum Mau Bongkar Kasus Hambalang
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut