Suara.com - Perseteruan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko masuk babak baru.
AHY menyebut Moeldoko kembali berupaya melakukan kudeta atau mengambilalih kepemimpinan Partai Demokrat dari dirinya, dengan cara mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA).
Sebelumnya, Moeldoko terpilih menjadi Ketuam Umum partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) yang diselenggarakan di Deli Serdang pada 5 Maret 2021.
Merasa keberatan dengan hasil kongres itu, AHY dan para pendukungnya lalu mengadukan hasil KLB Partai Demokrat kubu Moeldoko ke Kementerian Hukum dan HAM.
Akhirnya pada 31 Maret 2021, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laloly menolak untuk mengesahkan hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, karena dinilai tudak memenuhi kelengkapan dikumen yang dipersyaratkan.
Alhasil, Moeldoko gagal menggeser AHY dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat.
Terlepas dari upaya Moeldoko merebut kepemimpinan di Partai Demokrat, menarik kiranya untuk mengetahui harta kekayaan mantan Panglima TNI itu.
Harta kekayaan Moeldoko
DIkutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dalam laman resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), diketahui Moeldoko terakhir melaporkan harta kekayaan pada 30 Maret 2020.
Baca Juga: Kembali Digoyang Moeldoko, Kader Demokrat Bogor Ajukan Perlindungan ke PN Cibinong
Dalam data itu, diketahui mantan panglima TNI ini memiliki harta kekayaan sebesar Rp 46,1 miliar. Harta kekayaannya sebagian besar terdiri dari aset berupa tanah dan bangunan. Berikut rinciannya.
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 33.431.000.000 atau Rp 33 miliar
- Tanah seluas 27995 m2 di Bogor yang merupakan hasil sendiri Rp. 1.200.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 250 m2/180 m2 di Kota Jakarta Timur yang merupakan hasil sendiri Rp. 3.500.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 585 m2/600 m2 di Kota Jakarta Timur yang merupakan hasil sendiri Rp. 7.000.000.000
- Tanah seluas 1531 m2 di Pasuruan yang merupakan hasil sendiri Rp. 420.000.000
- Tanah seluas 5800 m2 di Pasuruan yang merupakan hasil sendiri Rp. 820.000.000
- Tanah seluas 1554 m2 di Pasuruan yang merupakan hasil sendiri Rp. 300.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 115 m2/85 m2 di Pasuruan yang merupakan hasil sendiri Rp. 1.100.000.000
- Tanah seluas 118 m2 di Pasuruan yang merupakan hasil sendiri Rp. 961.000.000
- Tanah seluas 215 m2 di Pasuruan yang merupakan hasil sendiri Rp. 530.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 115 m2/85 m2 di Pasuruan yang merupakan hasil sendiri Rp. 1.100.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 775 m2/775 m2 di Kota Surabaya yang merupakan hasil sendiri Rp. 16.500.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 200.000.000 atau Rp 200 juta.
- MOBIL, TOYOTA CAMRY 2.5L HYBRID AT Tahun 2012 yang merupakan hasil sendiri Rp. 200.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 204.000.000 atau Rp 204 juta.
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 6.694.614.631 atau Rp 6,6 miliar
Berita Terkait
-
Kembali Digoyang Moeldoko, Kader Demokrat Bogor Ajukan Perlindungan ke PN Cibinong
-
Ketum Partai Demokrat AHY Minta Doa Rakyat Indonesia dari Upaya Kudeta Kepala KSP Moeldoko
-
Jeruji Besi Tak Lagi Mengekang, Anas Urbaningrum Jadi Duri bagi SBY, Suara Demokrat Terpecah?
-
Kilas Balik Jejak Moeldoko Gagal Kudeta Demokrat dari AHY, Masih Tak Nyerah?
-
AHY Duga Moeldoko Lancarkan 'Kudeta' Setelah Anies Baswedan Diusung Demokrat
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya