Suara.com - Istri Rafael Alun Triasambodo Ernie Meike Torondek kini tengah dilanda nasib yang nahas. Tak cukup sang suami kini dibui, koleksi tas mewah miliknya juga kini disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Adapun koleksi tas mewah istri eks pegawai Direktorat Jendral Pajak tersebut disita KPK sebagai imbas dari penahanan terhadap Rafael Alun Trisambodo atas dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang.
Barang-barang yang disita oleh KPK, antara lain 2 dompet, 68 tas, 2 sabuk, 1 jam tangan, 29 perhiasan, sebagaimana yang diungkap oleh Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri.
Koleksi tas branded milik Ernie disita KPK dalam penggeledahan rumah Rafael di Perumahan Golf Simprug, Jakarta Selatan pada Senin (27/3/2023).
Nasib tas mewah istri Rafael: Dirampas negara bila sang suami terbukti korup
Ernie harus bersiap-siap mengucapkan selamat tinggal ke koleksi tas mahalnya jika sang suami terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang.
Terpisah, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (4/4/2023) malam mengungkap bahwa harta kekayaan Rafael termasuk tas mewah istrinya akan dirampas, dilelang, dan hasil pelelangan tersebut akan dimanfaatkan oleh negara.
Publik dapat ikut pelelangan tas mewah istri Rafael Alun
Tas milik Ernie akan dilelang oleh negara dan publik bisa mendapatkannya melalui pelelangan jika memang benar Rafael terlibat dalam praktik korupsi. Adapun negara melelang barang seperti barang sitaan melalui situs resmi lelang.go.id.
Baca Juga: Daftar Tas Mewah Istri Rafael Alun yang Disita KPK, Harganya Fantastis Bukan Main!
Berikut prosedur mengikuti lelang tas mewah milik Ernie.
- Mendaftar dengan isi nama, alamat, email, nomor hp, dan kata sandi.
- Mengisi syarat dokumen pelelang, yaitu email aktif, KTP, NPWP, dan nomor rekening.
- Memilih objek lelang yang diminati dan ikut proses pelelangan.
- Peserta lelang dapat melihat objek lelang bersama panitia sebelum melakukan penawaran.
- Menyetor uang jaminan lelang ke nomor rekening virtual.
- Mengajukan penawaran open bidding pada waktu yang ditentukan dan closed bidding sebelum batas akhirnya. Pemenang lelang diberi notifikasi melalui email.
- Pemenang lelang melunasi pembayaran sesuai waktu yang ditentukan.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Daftar Tas Mewah Istri Rafael Alun yang Disita KPK, Harganya Fantastis Bukan Main!
-
Dituduh Terlibat Cuci Uang, Raffi Ahmad Siap Diperiksa KPK!
-
Segini Harga Tas Hermes dan Sabuk Prada Krisdayanti saat Blusukan, Limited Edition!
-
Diisukan Terlibat Pencucian Uang, Ini 5 Sumber dan Nominal Gaji Raffi Ahmad
-
Kedapatan Miliki Saham di Perusahaan Konsultan Pajak, KPK Panggil Tiga Pegawai Kementerian Keuangan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker