Suara.com - Zakat fitrah merupakan suatu hal yanh wajib dibayarkan oleh umat Islam pada akhir Ramadhan atau sebelum dilaksanakannya sholat Idul Fitri. Namun sebelum membayarkannya, umat Islam harus membaca niat terlebih dahulu. Lantas bagaimana niat zakat fitrah untuk anak?
Seperti yang diketahui, pembayaran zakat fitrah boleh diwakilkan oleh salah satu anggota keluarga. Namun masing-masing mempunyai bacaan niat tersendiri. Seperti niat untuk diri sendiri, niat untuk istri, niat untuk anak dan niat untuk anggota keluarga lainnya.
Zakat fitrah berlaku untuk seluruh umat Islam, baik itu laki-laki atau perempuan, tua atau muda, sehat ataupun sakit. Maka dari itu, niat dari zakat fitrah ini penting diketahui oleh seluruh kaum muslimin.
Nantinya, zakat fitrah akan diberikan untuk orang yang membutuhkan baik dalam bentuk makanan pokok seperti beras, jagung, gandum, hingga uang. Adapun orang yang berhak menerima zakat yaitu fakir, miskin, hamba sahaya, gharim, mualaf, fisabilillah, ibnu sabil, dan juga amil. Hal ini seperti yang tercantum dalam firman Allah SWT surat At-Taubah ayat 60 yang artinya:
“Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, miskin, para pengurus zakat, para mualaf yang telah dibujuk hatinya untuk (memerdekakan) budak, orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. At-Taubah: 60)
Sama seperti ibadah lainnya, umat Islam harus membaca niat ketika akan menunaikan kewajiban membayar zakat. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bacaan niat zakat fitrah berbeda-beda tergantung siapa yang akan mengeluarkannya. Nah, berikut adalag bacaan niat zakat fitrah untuk anak baik itu anak laki-laki atau anak perempuan.
Niat Zakat Fitrah
Berikut adalah bacaab niat zakat fitrah lengkap untuk anak, diri sendiri, ataupun anggota keluarha lainnya sebagaimana dikutip dari laman NU Online:
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Baca Juga: Hikmah Zakat Fitrah Menurut Ustadz Adi Hidayat
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala,"
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri 'an zaujati fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'ala,"
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum