Suara.com - CEO PT Citra Jelajah Informatika (CIFO), Sony Setiadi menjadi salah satu tersangka dalam kasus suap yang juga melibatkan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Fakta baru tentangnya pun muncul. Ia disebut sebagai sosok pendiri relawan Anies Baswedan yang bakal maju dalam Pilpres 2024.
Pengungkapan kasus itu berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (14/4/2023). Sony menjadi salah satu pihak yang terjaring. Jejaknya sebagai relawan Anies yang kini berstatus tersangka suap pun menerima sorotan publik.
Pendiri Relawan Anies Baswedan
Sony Setiadi disebut-sebut sebagai pendiri sekaligus Ketua Dewan Pengarah Bale Anies Baswedan. Tempat yang mewadahi perkumpulan para relawan Anies di Jawa Barat (Jabar) itu diresmikan langsung oleh Anies pada 23 Januari 2023 lalu
Dalam peresmian tersebut, Sony menjelaskan bahwa Bale berarti Balai, yang merupakan sebuah tempat berkumpul. Lebih lanjut, katanya, Bale itu dapat digunakan sebagai wadah bagi para relawan Anies untuk menggelar pertemuan.
Bale itu juga bisa dijadikan tempat pelatihan dan semacamnya. Anies sendiri mengapresiasi ide para relawan-nya di Jawa Barat. Ia kemudian berpesan agar Bale dapat menciptakan suasana yang nyaman. Sebab, kedepannya akan dipakai unruk merancang rencana besar.
Jadi Tersangka Kasus Suap Wali Kota Bandung
Sony bersama para pelaku lainnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Minggu (16/4/2023). Ia selaku pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 5 Ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor. Kini, ia tengah ditahan selama 20 hari di Rutan Pomdam Jaya Guntur.
Kasus itu bermula dari Yana Mulyana yang bertemu dengan sejumlah pihak di Pendopo Wali Kota Bandung pada Agustus 2022 lalu. Mereka adalah CEO PT Citra Jelajah Informatika, Sony Setiadi dan Manager PT Sarana Mitra Adiguna, Andreas Guntoro.
Baca Juga: Sosok Sony Setiadi, Relawan Anies yang Suap Eks Walkot Bandung Yana Mulyana
Adapun tujuan pertemuan itu, agar perusahaan milik Sony dan Andreas menjadi pihak yang dapat menggarap proyek pengadaan CCTV di Dinas Perhubungan (Dishub) sekaligus Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung.
Lebih lanjut, pertemuan ditanggung oleh Khairur Rijal yang merupakan Sekretaris Dishub Kota Bandung. Hal ini kembali dilakukan pada Desember 2022 di Pendopo Wali Kota Bandung. Namun saat itu yang hadir hanya Yana Mulyana, Khairur Rijal, dan Sony.
Pada pertemuan itu, muncul dugaan adanya pemberian uang dari Sony kepada Yana. Suap ini diberikan bersamaan dengan pembahasan agar perusahaannya, yakni PT Citra Jelajah Informatika bisa mengerjakan proyek jaringan internet di Dishub Bandung.
Seusai pertemuan, Sony juga diduga memberikan uang kepada Kadis Perhubungan Pemkot Bandung, Dadang Darmawan. Suap itu diberikan melalui Khairur Rijal. Sementara untuk Yana Mulyana, diterima melalui sekretaris pribadi-nya, Rizal Hilman.
Setelah menerima uang, Khairur mengatakan 'everybody happy' ke Rizal, yang kemudian disebut KPK sebagai kode suap. Atas pemberian suap itu, PT Citra Jelajah Informatika terpilih untuk menggarap proyek penyediaan jaringan internet senilai Rp2,5 miliar.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Sosok Sony Setiadi, Relawan Anies yang Suap Eks Walkot Bandung Yana Mulyana
-
Fantastisnya Harga Sepatu Louis Vuitton Yana Mulyana yang Dibeli Pakai Uang Haram
-
Kasus Suap di Ditjen Perkeretaapian, KPK Sita Uang Hingga Logam Mulia Senilai Puluhan Miliar
-
Menggali Arti Kode 'Musang King' yang Dipakai Wali Kota Bandung Tutupi Kasus Korupsi
-
8 Kepala Daerah di Jawa Barat yang Tersandung Korupsi, Terbaru Walkot Bandung
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 4 Februari 2026: BMKG Prediksi Hujan Siang Hari
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat