Suara.com - Gerhana matahari total dan gerhana matahari hibrida akan terjadi di Indonesia pada Kamis, 20 April 2023. Gerhana matahari ini diperkirakan akan dimulai pukul 09.29.27 WIB, puncak gerhana diperkirakan terjadi pada pukul 10.45.23 WIB, dan diperkirakan akan berakhir pada pukul 12.06.41 WIB. Gerhana ini juga akan terjadi selama 2 jam 37 menit 14 detik.
Gerhana matahari yang terjadi hari ini akan terbagi menjadi dua jenis, yaitu gerhana matahari total dan gerhana matahari hibrida di berbagai daerah di Indonesia. Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa gerhana matahari total hanya akan terlihat di 11 daerah dan 4 provinsi, yaitu Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. Sedangkan, provinsi lainnya akan terjadi gerhana matahari hibrida.
Fenomena yang cukup jarang terjadi ini sering dimanfaatkan banyak orang untuk melihat bagaimana proses gerhana terjadi sejak awal hingga berakhir dengan pergerakan matahari seperti biasa.
Namun, ada beberapa hal yang dilarang dan dianjurkan untuk dilakukan saat terjadi gerhana matahari. Lalu, apa saja hal tersebut? Simak inilah selengkapnya.
Hal-hal yang dilarang dilakukan saat gerhana matahari
Antusiasme masyarakat dengan terjadinya gerhana matahari ini mendapatkan perhatian dari BMKG. Pihak BMKG pun meminta warga untuk tidak melakukan hal hal berikut selama gerhana matahari terjadi :
1. Melihat ke arah matahari secara langsung atau tanpa perlindungan apapun Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada mata.
2. Melakukan aktivitas yang dapat mengalihkan perhatianmu saat gerhana matahari terjadi, seperti mengemudi kendaraan di jalanan.
3. Melihat ke arah matahari dengan kacamata atau media lain yang tidak sesuai dengan standar gerhana, yaitu ISO 12312-2.
Baca Juga: Lengkap! Inilah Jadwal Gerhana Matahari Total 2023 di 11 Daerah Timur RI
Larangan di atas juga telah dirilis oleh National Aeronautics Space Administration (NASA) sebagai himbauan untuk warga di seluruh belahan dunia.
Hal-hal yang dianjurkan dilakukan saat gerhana matahari
Selain larangan, ada pun beberapa anjuran berupa hal yang bisa kita lakukan saat terjadinya gerhana matahari. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut :
1. Bagi pemeluk agama Islam, dapat melaksanakan sholat gerhana dan melantunkan ayat suci Al Quran sebagai ucapan rasa syukur terhadap ciptaan Allah SWT.
2. Melihat gerhana matahari dengan alat khusus yang memang dirancang untuk melihat gerhana, terutama kacamata gerhana yang sesuai dengan ISO 12312-2.
3. Mencatat waktu gerhana sejak awal hingga akhir untuk referensi pengetahuan di dunia sains.
4. Mengamati gerhana matahari melalui live streaming dari lembaga resmi yang menyiarkan langsung terjadinya gerhana matahari.
Hingga kini, BMKG pun masih memantau pergerakan matahari dan bulan untuk menentukan puncak terjadinya gerhana pada hari ini.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
3 Link Nonton Streaming Gerhana Matahari Hibrida Kamis 20 April 2023 Langsung di Hp Tanpa Download Aplikasi, Gratis!
-
Lengkap! Inilah Jadwal Gerhana Matahari Total 2023 di 11 Daerah Timur RI
-
Jam Berapa Sholat Gerhana Matahari 2023? Simak Jadwal dan Tata Caranya
-
Jam Berapa Gerhana Matahari 20 April 2023? Ini Jadwal Lengkap di Indonesia
-
Niat Sholat Gerhana Matahari 20 April 2023 dan Waktu Pelaksanaannya
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM