Suara.com - Bayi berusia tiga bulan di Pati, Jawa Tengah, menghilang pada Senin (1/5/2023) pagi sekitar pukul 11.00 WIB. Usai dilakukan pencarian, bayi perempuan berinisial N itu berhasil ditemukan di sungai. Namun, dalam keadaan meninggal dunia.
Berdasarkan penyelidikan tim kepolisian, N dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri, Mohammad Sholeh Ika Saputra (20). Lantas, seperti apa kronologi hilangnya bayi tiga bulan di Pati sampai ditemukan dalam kondisi tak bernyawa?
Kronologi Kejadian
Kakek dari N yang merupakan ayah Sholeh, Mustofa, menyebut bahwa ia terakhir kali melihat cucunya tengah tidur sendirian di dalam kamar. Saat itu, ibu sang bayi, Dinda, pergi berjualan es dan Sholeh, berkeliling naik motor dengan anak pertamanya.
Anak pertama itu memang memiliki kebiasaan sebelum tidur, yakni jalan-jalan naik motor. N sendiri ditinggal tanpa ada yang menemani kurang lebih selama 30 menit. Lalu, ibunya datang dari berjualan dan mengetahui bayinya sudah tidak ada.
Adapun ketika ditinggal, pintu depan rumah ditutup, sedangkan yang belakang terbuka. Setelah seluruh pihak keluarga mengetahui berita kehilangan ini, mereka pun mulai melakukan beragam upaya agar Naura dapat kembali ke rumah.
Tak hanya melapor ke polisi, orang tua sang bayi turut membaca doa khusus. Mereka bahkan menebar beras yang sudah dibacakan ayat kursi sebanyak 110 kali ke sekeliling rumah hingga atap. Beras ini juga dicampur dengan kunyit dan garam krosok.
Disebutkan bahwa hal itu merupakan anjuran dari kiai kenalannya di Pekalongan. Lebih lanjut, Dinda dan Sholeh membaca Al-Qur'an Surat Yasin sebanyak 41 kali sebagai upaca agar anak bungsunya bisa kembali. Di sisi lain, usai menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan.
Polsek Pati datang bersama bersama Camat dan Danramil setempat. Dikatakan oleh Kapolsek Pati Iptu Heru Purnomo, sebelum penelusuran, pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi serta rekaman CCTV di sekitar rumah orang tua Naura. Ada spekulasi bahwa bayi itu mungkin diculik.
Baca Juga: Terdakwa Pembunuhan Brigadir J, Ricky Rizal Ajukan Kasasi Atas Putusan Banding PT DKI Jakarta
Bayi tiga bulan itu ditemukan pada Selasa (2/5/2023) sore di sela-sela tumpukan sampah di Sungai Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Bersamaan dengan hal ini, sosok ayahnya pun ditangkap karena diduga menjadi pelaku pembunuhan.
Polisi menduga Sholeh menderita baby blues hingga tega membunuh anak kandungnya sendiri. Beberapa jam setelah N ditemukan, ia langsung dibawa polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut soal pembunuhan dan pembuangan jasad bayinya ke sungai.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Terdakwa Pembunuhan Brigadir J, Ricky Rizal Ajukan Kasasi Atas Putusan Banding PT DKI Jakarta
-
Banding Ditolak, Ricky Rizal Resmi Ajukan Kasasi Atas Vonis 13 Tahun Penjara
-
Fakta-fakta Ayah Bunuh Anak Kandung di Gresik, Pelaku Terancam Hukuman Mati
-
Sekelumit Pengakuan Ayah Pembunuh Anak Kandung di Gresik, Sebut Tak Menyesal
-
5 Fakta Ayah Tega Bunuh Anaknya saat Tidur, Beralasan Agar Masuk Surga
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak