News / Metropolitan
Jum'at, 05 Mei 2023 | 13:25 WIB
Pria bermobil pelat polisi todong dan aniaya driver taksi online. (bidik layar video)

Suara.com - Korban penganiayaan aksi koboi jalanan yang terjadi di Jalan Tol wilayah Tomang, Hendra Hermansyah (42) angkat bicara soal peristiwa yang menimpanya.

Hendra yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online ini menceritakan, peristiwa bermula saat ia melintas di Jalan Tol Dalam Kota.

Saat itu, Hendra mengaku hendak berpindah dari lajur 3 ke lajur 4. Namun, saat itu terduga pelaku tidak memberikannya ruang untuk berpindah lajur.

"Ternyata enggak dikasih, langsung disodok sama dia. Ya udah saya balik ke semula lagi ke jalur 3,” kata Hendra saat dikonfirmasi, Jumat (5/5/2023).

Hendra berpikir masalah itu tidak akan panjang. Lantaran salip menyalip atau saling mendahului di jalan Tol merupakan hal yang wajar.

"Saya pikir kan sudah selesai masalah, namanya di jalan, disalip ya mau gimana lagi, kalau enggak dikasih, ya udah selesai,” katanya.

Ternyata masalah, yang dianggap sepele bagi Hendra berbuntut panjang. Terduga pelaku memalang laju kendaraan Hendra. Dan kemudian tirun dari kendaraan.

"Malah dia yang motong saya di jalur 3 akhirnya ya dia keluar ngamuk-ngamuk ngerasa disodok atau gimana enggak ngerti.”

Kebetulan saat itu, Hendra sedang membawa penumpang. Kemudian penumpangnya pun merekam segala peristiwa yang dialaminya.

Baca Juga: Polda Metro Dalami Jenis Pistol Yang Dipakai Koboi Jalanan Di Jakarta Barat

“Dia ngancem-ngancem mau nyatet plat nomor saya, terus ngeluarin senjata api,” ucapnya.

Hendra juga mengaku sempat mengalami pemukulan, oleh pelaku. Akibatnya, ia mengalami memar di bagian wajah sebelah kiri.

“Udah divisum ada memar bengkak di sebelah kiri, sempet pas kejadian saya keliyengan, mau muntah. Iya sempet saya nyetir udah enggak konsen banget udah agak pusing,” jelasnya.

Hendra juga mengatakan, hal ini juga sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut terigister dengan nomor LP/B/2391/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.

“Saya udah laporin ke pihak polda dari komunitas saya.”

Viral

Load More