News / Nasional
Jum'at, 05 Mei 2023 | 21:26 WIB
Suasana pertemuan Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama elite Koalisi Perubahan di markas DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat. (Ist)

Suara.com - Wakil Ketua Majelis Syura PKS Sohibul Iman memastikan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tetap solid bareng NasDem, PKS, dan Demokrat. Soliditas ketiga partai itu tidak terganggu sekalipun dengan manuver sejumlah partai politik yang membuka komunikasi masing-masing dengan partai-partai di KPP.

Sohibul menyampaikan KPP tidak terganggu dengan hal itu lantaran setiap partai di KPP yang hendak melakukan pertemuan dengan parpol lain, sudah terlebuh dulu melaporkan. Begitu pula ketika selesai bertemu, hasil pertemuan turut disampaikan.

"Jadi semuanya, kami sangat terbuka karena itu lah yang menguatkan koalisi ini ya. Jadi kalau teman-teman banyak yang bertanya, misalkan meragukan, 'gimana kondisinya koalisi?', saya katakan baik-baik saja, dengan segala dinamika yang ada," kata Sohibul di Sekretariat Perubahan, Jalan Brawijaya X, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023 ).

Sohibul berujar ketiga partai sama-sama saling menguatkan. Diakui dirinya, godaan-godaan dari partai lain untuk merapakan kepada mereka memang ada. Tetapi hal itu direspons mengajak balik partai terkait untuk gabung ke KPP.

"Kami semuanya saya kira sudah dewasa ya dalam berpolitik, tidak melihat adanya komunikasi-komunikasi itu sebagai sebuah upaya penghianatan. Kita melihatnya justru itu sebagai bagian dari kedewasaan kita berpolitik. bahwa pilihan koalisi bisa berbeda tetapi ya tetap membangun persahabatan," kata Sohibul.

Bakal Capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan memberikan keterangan di Jalan Brawijaya X, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Kedewasaan berpolitik itu yang diharapkan Sohibul ada pada diri masyarakat. Ia berharap masyarakat tidak gampang terpancing emosi melihat komunikasi terbuka yang belakangan dijalin pargai politik, kendati berbeda koalisi.

"Saya kira ini yang harus menjadi catatan dan mudah-mudahan masyarakat, publik, juga bisa memahami ini secara dewasa, ya, tidak emosional yang melihat pertemuan-pertemuan seperti itu," kata Sohibul.

Load More