Suara.com - Seorang karyawati yang bekerja di Cikarang mengungkapkan pengakuan bahwa dirinya pernah diajak ke hotel oleh sang atasan demi perpanjang kontrak. Pengakuan lengkap karyawati di CIkarang diajak ke hotel demi perpanjang kontrak tersebut bisa Anda lihat di artikel singkat ini.
Hal ini terungkap beberapa waktu yang lalu dan menjadi ramai di media sosial karena seseorang mengungkapkan, salah satu syarat perpanjangan kontrak di tempatnya bekerja adalah dengan mau diajak ke hotel oleh pihak atasan di perusahaan. Tanpa mengiyakan ajakan ini, kemungkinan kontrak tidak diperpanjang akan semakin besar.
Pengakuan Korban
Korban berinisial AD, menyebutkan bahwa ia mendapatkan ajakan untuk staycation ke hotel oleh atasannya. Atasan ini berposisi sebagai manajer di perusahaan tempatnya bekerja. Atasan tersebut sudah mengajukan ajakan ke hotel sejak enam bulan lalu.
Ajakan dilakukan hampir setiap hari, melalui pesan singkat yang dikirimkan padanya. Pesan singkat yang dikirimkan ini tidak membahas pekerjaan, namun justru berisi pertanyaan tentang kabar hingga ajakan untuk jalan berdua.
Perlakuan tak wajar ini bahkan sudah dimulai ketika dirinya baru beberapa hari bekerja di perusahaan tersebut, yakni pada November 2022. Diawali dengan teks perkenalan, kemudian pesan yang dikirimkan mulai mengarah ke ajakan pergi berdua melalui WhatsApp.
Mulanya ajakan ini disikapi dengan santai, AD juga ingin mengajak serta teman-temannya. Namun demikian oknum manajer tersebut selalu menolak. Ajakan yang gagal ini kemudian berujung pada ancaman pada kontrak kerja dari AD
Ancaman yang dikeluarkan adalah bahwa kontrak kerja yang dimilikinya tidak akan diperpanjang. Tidak lama setelah ancaman dilayangkan, oknum tersebut mengirimkan foto kamar hotel disertai pesan agar AD datang ke lokasi yang dimaksud.
Terakhir AD melakukan penolakan dengan mengungakpan bahwa AD tidak bisa jalan berdua, sang oknum atasan naik pitam dan nomor WhatsApp milik AD kemudian diblokir. Padahal kala itu AD masih bekerja di perusahaan tersebut.
Baca Juga: Pengakuan Karyawati Cikarang, Manajer Minta Dituruti Hawa Nafsunya di Hotel atau Dipecat
Mendapat Perhatian Anggota DPR RI
Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Obon Tabroni, kemudian mengungkapkan bahwa dirinya akan terus mendampingi pekerja maupun buruh perempuan yang rentang diperlakukan semena-mena. Ia mengajak para korban untuk berani berbicara ketika mendapatkan perlakuan demikian, agar ke depan kondisi kerja yang dijalani menjadi lebih kondusif.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Ada 4 Perusahaan di Cikarang Diduga Lecehkan Karyawati Demi Kontrak Kerja, Siapa Saja?
-
Izin Perusahaan yang Lecehkan Karyawati di Cikarang Terancam Dievaluasi hingga Dicabut
-
Tolak Ajakan 'Bobo' di Hotel, Ancaman Bos ke Karyawati di Cikarang: Ya Sudah Kamu Habis Kontrak Saja, Janji Kamu Palsu
-
Cegah Kekerasan Seksual di Tempat Kerja, Puan: Relasi Kuasa Bisa Diputus dengan Penerapan UU TPKS
-
Pengakuan Karyawati Cikarang, Manajer Minta Dituruti Hawa Nafsunya di Hotel atau Dipecat
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Klaim Ahli Waris Ditolak, 15 Bangunan di Bantaran Kali Cengkareng Dibongkar
-
Kabar Baik untuk PPPK yang Gaji Sering Terlambat, Pusat Turun Tangan
-
Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan
-
Eks Dirut KBS Korupsi Pakan Hewan Rp10,2 Miliar: Saat Manusia Lebih Buas dari Predator
-
5 Sepatu Lari Lokal Rp300 Ribuan, Kualitas Terbaik dengan Harga Bersahabat
-
DFSK E5 Plus Sudah Dirakit Lokal Jelang Peluncuran Resmi di GIIAS 2026
-
Investor Masih Senang Ambil Cuan, IHSG Tersungkur ke Level 6.300
-
Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau
-
Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman