Masyarakat Depok dibuat geger adanya penemuan mayat seorang pria dengan kondisi alat kelamin serta organ leher hilang. Mayat tersebut ditemukan di Depok, Jawa Barat dengan identitas yang masih menjadi misteri.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno menyebut bahwa mayat tersebut diperkirakan merupakan laki-laki dengan usia 49 sampai dengan 65 tahun. Adapun tinggi dari mayat tersebut 162 cm.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan celana pria yang ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan jasad tersebut. Namun, saat ini pihak kepolisian masih belum mengetahui secara lebih jelas apakah celana tersebut milik mayat yang ditemukan ataukah merupakan milik dari terduga pelaku pembunuhan.
Lantas, seperti apakah fakta temuan mayat tanpa alat kelamin di Depok tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Posisi Mayat Saat Ditemukan
Diketahui, jarak antara TKP dengan Jalan Raya Tapos sekitar satu kilometer. Adapun di sekitar jalan besar tersebut ada pemukiman warga.
Posisi jasad pada saat ditemukan dalam kondisi tertidur miring, tetapi kedua tangannya melintang ke belakang dan juga terikat. Kaki bagian kiri dan juga kanan menekuk dengan lutut hampir menyentuh bagian perut.
Tertutup Ilalang
Dari jalan raya, keberadaan mayat tersebut sulit terlihat karena tertutupi oleh ilalang-ilalang dengan tinggi kurang lebih satu meter.
Jalan yang Jarang Dilintasi
Tak hanya itu, di sekitar lokasi kejadian juga terdapat banyak pohon pisang yang tersebar di sisi kebun. Warga setempat menyebut bahwa jalan tersebut memang jarang dilintasi.
Bahkan, tidak ada penerangan tampak di sepanjang jalan tersebut. Pihak kepolisian pun sudah membentangkan garis polisi di jalan setapak menuju arah kebun. Polisi pun sudah melakukan evakuasi pada mayat tersebut.
Penemuan Sejumlah Bungkus Rokok di TKP
Pihak kepolisian juga diketahui telah mengamankan sejumlah barang bukti di sekitar lokasi penemuan jasad tersebut. Salah satu bukti yang diamankan oleh polisi yaitu beberapa bungkus rokok.
Alat Kelamin dan Leher Hilang
Berita Terkait
-
Penemuan Mayat Pria Tanpa Kelamin di Depok Bikin Geger, Polisi Periksa Ketua RT hingga Tukang Bangunan
-
Mayat di Depok Ditemukan Tanpa Kelamin dan Organ Leher Hilang, Polisi: Perut Ditusuk, Jarinya Sudah Rusak
-
CEK FAKTA: Urat Malu Sudah Putus, Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf Kepergok Sering Main di Kamar Berduaan
-
CEK FAKTA: Bharada E Bebas, Kompolnas Naikkan Pangkat Richard Eliezer hingga Beri Penghargaan
-
CEK FAKTA: Putri Candrawathi Bongkar Semua Kekejaman Suaminya, Ferdy Sambo Disebut Sering Bunuh Orang
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik