Suara.com - Sudah menjadi rahasia umum jika biaya masuk SD swasta di kota-kota besar makin melejit, bahkan jauh lebih tinggi ketimbang gaji bulanan orang tuanya. Hal serupa juga terjadi di Kota Depok, Jawa Barat. Sebagai kota penyangga Jakarta, biaya masuk SD swasta di Depok, Jawa Barat pun tak main-main.
Apalagi dengan sederet fasilitas fantastis yang ditawarkan sekolah swasta jika dibandingkan SD negeri, mulai dari sistem Islami, sekolah sehari penuh, hingga kurikulum pembelajaran yang mengacu pada standar internasional.
Untuk keluarga yang tengah melakukan survei sekolah untuk anak-anaknya, berikut kisaran biaya masuk lima SD swasta di Kota Depok, Jawa Barat seperti dikutip dari berbagai sumber.
1. Global Islamic Labschool Depok
Sama seperti namanya, sekolah swasta ini menerapkan kurikulum global namun tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Global Islamic Labschool Depok merupakan sekolah islam internasional yang menerapkan sistem bilingual atau dwibahasa dalam kegiatan belajar-mengajar. Biayanya pun tak kaleng-kaleng, untuk jenjang sekolah uang pangkal yang harus dibayarkan adalah sekitar Rp27,8 juta, termasuk kebutuhan buku dan seragam. Biaya ini belum termasuk SPP sebesar Rp1,5 juta per bulan.
Meski mahal, biaya ini sebanding dengan fasilitas sekolah yang akan didapatkan siswa. Bukan hanya kegiatan akademis, ekstrakulikuler yang bisa dipilih pun modern dan beragam seperti komputer, melukis, dan klub bahasa Inggris. Bagi yang tertarik, survei sekolah dapat dilakukan di alamat Jalan Raya KSU-Kalimulya No. 67, Depok.
2. SDIT Nurul Fikri
Sekolah swasta Islam ini menjadi salah satu yang bisa dipilih apabila ingin menyekolahkan anak di Depok, Jawa Barat. Program unggulan sekolah adalah menyediakan fasilitas khusus bagi anak berkebutuhan khusus atau tuna grahita dengan biaya tambahan. Berlokasi di Jalan Tugu Raya nomor 61 Cimanggis, Depok orang tua perlu merogoh kocek Rp600.000 untuk membayar formulir pendaftaran.
Jika sudah diterima maka uang pangkal yang harus dibayarkan adalah sekitar Rp40 juta untuk putra dan Rp41 juta untuk putri. Orang tua juga mesti membayar SPP Rp2 juta per bulan.
Baca Juga: Segini Biaya Masuk SD Swasta di Tangerang Selatan 2023 - 2024, Ini 6 Opsinya!
3. Sekolah Alam Depok
Bagi yang ingin lebih dekat dengan alam, Sekolah Alam Depok bisa menjadi pilihan orang tua bagi anak-anaknya. Di sekolah ini kurikulum didesain lebih ramah lingkungan. Berlokasi di Jl. Bungsan No.80, RT.2/RW.3, Bedahan, Kec. Sawangan, Kota Depok, untuk memasukkan anak ke sekolah alam ini diperlukan biaya pendaftaran Rp 500.000.
Setelah dinyatakan diterima orang tua harus membayar dana pengembangan pendidikan di kisaran Rp 15 juta, dana operasional tahunan Rp 4,5 juta, dan SPP Rp 1 juta.
4. SD Nasional Plus Tunas Global
Sekolah terakreditas A ini terletak di Jalan Nusa Indah No.16, Depok, Pancoran Mas, Kota Depok. Orang tua yang ingin mengajarkan keberagaman bisa memasukkan anak-anaknya ke sekolah ini karena tidak berlandaskan pada satu agama tertentu.
Kendati demikian, setiap murid akan memperoleh pelajaran agama sesuai dengan keyakinan. Di samping itu, sekolah ini mengintegrasikan kurikulum nasional dan metode holistic learning serta berorientasi pada prestasi.
Berita Terkait
-
Segini Biaya Masuk SD Swasta di Tangerang Selatan 2023 - 2024, Ini 6 Opsinya!
-
Biaya Bikin Paspor Terbaru 2023 Lengkap dengan Tata Caranya
-
Tes Calistung Dihapus dari Syarat Masuk SD, Ini Kriteria Baru Siswa Baru Sekolah Dasar
-
Intip Biaya Masuk SD Swasta di Yogyakarta 2023-2024, Siap-siap Kantong Tebal!
-
Daftar Biaya Masuk SD Swasta di Surabaya 2023-2024 Lengkap
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta