Suara.com - Kasus gratifikasi yang melibatkan mantan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah kembali diusut oleh KPK. Setelah diketahui nilai gratifikasi yang diterima Saiful sebesar Rp 15 miliar, KPK pun memburu pihak pihak yang diduga terlibat dalam gratifikasi ini.
Dari beberapa saksi yang dipanggil, muncul nama bos atau Direktur Utama Maspion Group, Alim Markus dan Direktur Utama PT Santos Jaya Abadi Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto. Keduanya diduga terlibat dalam pemberian uang kepada Saiful beberapa tahun yang lalu.
Duduk perkara dari kasus Saiful Ilah ini bermula ketika Saiful diketahui terlibat kasus suap terkait proyek infrastruktur pada 2020. Ia pun divonis 3 tahun penjara karena terbukti menerima uang suap sebesar Rp 600 juta.
Setelah menjalani hukuman penjara selama hampir 3 tahun, Saiful akhirnya bebas pada Januari 2022 lalu. Namun, baru genap 1 tahun bebas dari penjara Saiful kembali ditahan oleh KPK terkait dengan kasus gratifikasi yang menyeret namanya pada Maret 2023 lalu.
Kasus gratifikasi ini pun diduga KPK sudah terjadi saat Saiful masih menjabat sebagai Bupati Sidoarjo dan masih ada kaitan dengan kasus suap yang menjeratnya satu tahun lalu. Untuk itu, KPK pun mendalami kasus ini dan mendapati nama Saiful kembali terseret.
Saiful diduga menerima gratifikasi dari pihak swasta termasuk ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo dan Direksi BUMD dalam berbagai bentuk. Saiful diketahui menerima gratifikasi dalam bentuk uang tunai, logam mulia, hingga jam tangan mewah dari berbagai pihak.
Motif dari penerimaan gratifikasi oleh Saiful ini diduga KPK dimanipulasi seolah olah Saiful menerima uang Lebaran, hadiah ulangtahun hingga fee atas penandatanganan sidang peralihan tanah gogol.
Dari penyelidikan KPK, muncul nama baru yaitu Direktur Utama Maspion Group, Alim Markus dan Direktur Utama PT Santos Jaya Abadi Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto. Keduanya diduga sebagai pihak pemberi gratifikasi ke Saiful bersama pihak lainnya, seperti Direktur PT Behaeastex, Faisol Abdurra'ud yang sempat dipanggil sebagai saksi.
Pemeriksaan terhadap bos Kapal api, Soedomo pun sudah dilakukan kemarin, Selasa (23/05/2023) oleh pihak KPK. Sedangkan pemeriksaan terhadap bos Maspion Alim Markus dijadwalkan dilaksanakan pada Rabu.
Baca Juga: Jadi Saksi Kasus Korupsi Eks Bupati Sidoarjo, Bos Maspion Bungkam Usai Diperiksa
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Jadi Saksi Kasus Korupsi Eks Bupati Sidoarjo, Bos Maspion Bungkam Usai Diperiksa
-
Bos Maspion Alim Markus Diam Usai Diperiksa KPK
-
Tampang Bos Maspion Alim Markus Usai Diperiksa KPK Terkait Korupsi Eks Bupati Sidoarjo Saiful Illah
-
Pimpinan Perusahaan Maspion dan Kopi Kapal Api Diperiksa KPK Sebagai Saksi Mantan Bupati Sidoarjo
-
Profil Bos Maspion Alim Markus yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Gratifikasi
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas