Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengaku sudah bertemu kembali secara langsung dengan Plt Ketua Umum DPP PPP M Mardiono pada awal pekan ini. Pertemuan itu membahas soal nasibnya kemungkinan bergabung dengan PPP.
"Dengan PPP sekalian saya update di sini, saya sudah bertemu Plt Ketum PPP Bapak Mardiono dan sudah mendapatkan beberapa masukan, arahan, saya sampaikan juga wejangan dari para kiai. Karena saya baru saja roadshow di pesantren-pesantren di sekitar Madura dan Jawa Timur," kata Sandiaga di Halal Bihalal PWNU DKI Jakarta dikutip Jumat (26/5/2023).
Ia mengatakan, dalam pertemuan dengan Mardiono tersebut dirinya sepakat akan melanjutkan pembicaraan ke tahap selanjutnya.
"Kami sepakat untuk melanjutkan tahapan pembicaraan, sehingga nanti mudah-mudahan bisa ada perkembangan setelah kami mengambil keputusan. Berlanjut dengan baik, dan masuk ke tahap yang lebih tinggi lagi," tuturnya.
Lebih lanjut, Sandiaga berharap bisa memberikan keputusan soal langkah politiknya bergabung dengan PPP atau tidak.
"Saya harapkan dalam beberapa bulan ke depan bisa diputuskan," pungkasnya.
Seperti Keluarga
Sandiaga Uno sebelumnya sempat terlihat rajin menghadiri sejumlah kegiatan yang digelar oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP). PPP sendiri sudah menganggap Sandiaga bagian dari keluarga.
Sekretaris Jenderal PPP Arwani Thomafi mengungkapkan bahwa banyak internal PPP yang berharap hubungan partai berlambang kakbah tersebut dan Sandiaga bisa lebih dari sekedar berkegiatan bersama. Internal PPP mengharapkan ada kesamaan visi dengan Sandiaga dalam menuju 2024.
Baca Juga: Belum Ada Kepastian Dapat Tiket Bakal Cawapres, Bikin Sandiaga Uno Belum Mau Gabung PPP?
"Dan beberapa teman di daerah termasuk para kiai senang jika hubungan kedekatan kami dengan Pak Sandi itu tidak hanya dalam kegiatan-kegiatan, dalam kesamaan pikiran termasuk dalam kesamaan visi di dalam memandang atau melihat 2024 nanti," kata Arwani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/5/2023).
Bahkan, kiai-kiai yang lekat dengan PPP secara terang-terangan sudah mengungkapkan keinginan mereka agar Sandiaga bergabung demi mewujudkan visi bersama.
Di sisi lain, Arwani melihat ada keinginan serupa dari Sandiaga.
"Tetapi juga para beliau, para kiai juga kepengin Pak Sandi resmi bergabung sebagai kader PPP dan kami melihat Pak Sandi juga senang sepertinya," kata Arwani.
Berita Terkait
-
Belum Ada Kepastian Dapat Tiket Bakal Cawapres, Bikin Sandiaga Uno Belum Mau Gabung PPP?
-
Namanya Bakal Disodorkan PPP ke PDIP jadi Cawapres Ganjar, Sandiaga: Suatu Kehormatan
-
Usai Mundur dari Gerindra, Bagaimana Nasib Sandiaga Uno di Kabinet? Begini Kata Mensesneg
-
Dukung Ganjar Jadi Capres, PDIP Yakin PPP Tinggalkan PAN dan Golkar
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden