Suara.com - Seiring akan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka), PT KAI akan melakukan perubahan jadwal KRL Commuter Line. Berikut ini jadwal KRL Jabodetabek 2023 terbaru mulai 1 Juni 2023.
Perubahan jadwal ini sebagai dampak atas peningkatan kecepatan perjalanan kereta api (KA), perkembangan prasarana perkeretaapian dan penambahan jumlah perjalanan kereta api.
Bagi kalian yang masih awam, Gapeka adalah pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk grafis atau garis.
Hal ini untuk pengendalian perjalanan kereta api dengan menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan.
Merangkum laman resmi KRL Commuter Line, Gapeka 2023 akan berlaku mulai tanggal 1 Juni sehingga jadwal operasional KRL Commuter akan berubah di wilayah berikut:
- KA Bandara Soekarno-Hatta
- Jabodetabek
- Wilayah 1 Merak
- Wilayah 2 Bandung
- Wilayah 6 Yogyakarta
- Wilayah 8 Surabaya
Jadwal KRL Jabodetabek 2023 Terbaru Mulai 1 Juni 2023
Wilayah 1 Merak
Jumlah perjalanan tetap 14 kereta
Waktu tempuh lebih cepat 8 menit, menjadi 108 menit
Baca Juga: 18 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 2023 yang Menggugah Semangat Persatuan
Waktu rata-rata headway lebih singkat 5 menit, menjadi 160 menit
Wilayah 2 Bandung
Jumlah perjalanan bertambah 2 kereta, menjadi 60 kereta
Waktu tempuh lebih singkat 6 menit, menjadi 113 menit
Waktu rata-rata headway:
- Cikarang-Purwakarta lebih singkat 31 menit
- Purwakarta-Padalarang lebih singkat 50 menit
- Padalarang-Cicalengka lebih singkat 2 menit
- Cicalengka-Cibatu lebih singkat 90 menit
- Cibatu-Garut lebih singkat 50 menit
Wilayah 6 Yogyakarta
Jumlah perjalanan Commuter Line Yogyakarta bertambah 6 kereta, menjadi 30 kereta
Jumlah perjalanan Commuter Line Prameks bertambah 4 kereta, menjadi 12 kereta
Waktu tempuh Commuter Line Yogyakarta tetap 84 menit
Waktu tempuh Commuter Line Prameks lebih cepat 2 menit, menjadi 74 menit
Waktu rata-rata headway Commuter Line Yogyakarta lebih singkat 1 menit, menjadi 59 menit
Waktu rata-rata headway Commuter Line Prameks lebih singkat 29 menit, menjadi 189 menit
Pada Gapeka 2023, perjalanan Commuter Line Yogyakarta akan diperpanjang dari Stasiun Yogyakarta hingga Stasiun Palur begitu juga sebaliknya.
Ada penambahan 6 perjalanan untuk Commuter Line Yogyakarta dan 4 perjalanan untuk Commuter Line Prameks yang akan dioperasikan sewaktu-waktu.
Wilayah 8 Surabaya
Jumlah perjalanan bertambah 6 kereta, menjadi 66 kereta
- Waktu tempuh Commuter Line Dhoho lebih cepat 9 menit, menjadi 272 menit
- Waktu tempuh Commuter Line Penataran lebih cepat 22 menit, menjadi 299 menit
- Waktu tempuh Commuter Line Tumapel lebih lama 6 menit, menjadi 177 menit
- Waktu tempuh Commuter Line Blorasura lebih cepat 3 menit, menjadi 179 menit
- Waktu tempuh Commuter Line Arjonegoro lebih lama 17 menit, menjadi 95 menit
- Waktu tempuh Commuter Line Jenggala lebih cepat 9 menit, menjadi 67 menit
- Waktu tempuhCommuter Line Sindro lebih cepat 4 menit, menjadi 97 menit
- Waktu tempuh Commuter Line Supas lebih cepat 22 menit, menjadi 111 menit
KA Bandara Soekarno-Hatta
Perubahan nama dan relasi kereta:
- Commuter Line Blorasura dengan relasi Surabaya Pasar Turi-Cepu
- Commuter Line Arjonegoro dengan relasi Surabaya Pasar Turi-Sidoarjo-Bojonegoro/Babat
- Commuter Line Sindro dengan relasi Surabaya Pasar Turi-Sidoarjo-Indro
- Commuter Line Supas dengan relasi Surabaya Kota-Pasuruan
- Commuter Line Penataran dengan relasi Surabaya Kota/Gubeng-Malang-Blitar PP
- Commuter Line Dhoho dengan relasi Surabaya Kota/Gubeng-Kertosono-Blitar PP
Reaktivasi 3 stasiun antara lain:
- Stasiun Pakisaji
- Stasiun Purwosari
- Stasiun Ngujang
Demikian jadwal KRL Jabodetabek 2023 terbaru mulai 1 Juni 2023. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
-
Pedoman Upacara Hari Lahir Pancasila, Simak di Sini!
-
18 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 2023 yang Menggugah Semangat Persatuan
-
Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila
-
Beraksi Incar HP Penumpang KRL, Pencopet Wanita Teriak-teriak saat Ditangkap Petugas
-
Tema Hari Pancasila 2023 dan Makna Logo untuk Peringatan 1 Juni
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!