Suara.com - Pada hari Raya Idul Adha, umat Islam yang mampu secara finansial dianjurkan untuk berkurban. Saat menyembelih hewan kurban, ada doa dan tata caranya yang perlu diketahui. Adapaun cara dan doa menyembelih hewan kurban menurut syariat Islam yakni sebagai berikut.
Diketahui, berkurban merupakan ibadah umat Islam yang hukumnya sunnah namhn sangat dianjurkan minimal sekali seumur hidup bagi yang mampu. Adapun hewan kurban yang diutamakan yang sesuai syariat islam yaitu kambing, domba, unta dan sapi.
Pelaksanaan hewan kurban dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijah usai sholat Idul Adha hingga matahari terbenam tanggal 13 Dzulhijah. Anjuran berkurban ini tertuang dalam Alquran surat Al Kautsar ayat 1-2 yang bunyi ayatnya sebagai berikut.
"Sesungguhnya kami Telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat Karena Tuhanmu; dan berqurbanlah."(QS. Al Kautsar:1-2)
Selain ayat di atas, anjuran berkurban di hari Idul Adha juga tertuang dalam hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi berikut ini
Dari Jabir putra Abdullah RA berkata: "Pada tahun perjanjian hudaibiyah aku berhari raya kurban dengan Rasulullah SAW menyembelih kurban seekor unta untuk tujuh orang dan sapi juga untuk tujuh orang.” (HR Imam Tirmidzi).
Cara dan Doa menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam
Bagi yang akan berkurban, simak berikut ini cara dan doa menyembelih hewan kurban menurut syariat Islam yang dilansir dari berbagai sumber.
Doa sembelih hewan kurban untuk diri sendiri
Baca Juga: Kriteria Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam
Allaahumma haadzihii minka wa ilaika, fataqabbal minnii yaa kariim.
Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya waihai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub-ku."
Doa sembelih hewan kurban untuk orang lain
Bismillahi allahumma wallahu akbar. Allahumma hadza minka walaka, hadza 'an ... (menyebutkan nama orang yang berkurban)
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Dia-lah yang Maha Besar. Ya Allah, [hewan kurban ini] berasal darimu dan untukmu. Hewan kurban ini berasal dari (menyebutkan nama orang yang berkurban) ... "
Tata Cara berkurban Sesuai Syariat Islam
1. Rebahkan hewan kurban yang akan disembelih. Kakinya diikat dan hadapkan ke samping tulang rusuk bagian kiri, ini dilakukan agar memudahkan saat proses penyembelihan
2. Wajib membaca basmalah dan takbir "Bismillahi Allahu Akbar"
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar"
3. Baca sholawat Nabi SAW
Allaahumma shalli alaa sayyidinaa Muhammad, wa alaa aali sayyidinaa Muhammad
Artinya: "Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya".
4. Menghadap arah kiblat
5. Baca takbir (3 kali) dan tahmid (1 kali)
Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, walillaahil hamd
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu".
6. Baca doa atau niat sembelih hewan kurban
7. Pakai alat tajam untuk menyembelih.
8. Jauhkan hewan yang akan disembalih dari hewan lainnya.
9. Menyembelih hewan kurban dimulai dari memotong tenggorokan, lalu kerongkongan, kemudian dua urat nadi pada bagian leher hewan
10. Hewan kurban yang memiliki leher agak panjang, maka bisa menyembelih dibagian atas pangkal leher
11. Hewan kurban yang disembelihnya sulit karena ngamuk atau jatuh dalam lubang, maka penyembelihan bisa dilakukan di bagian tubuh mana saja. Dan pastikan menyebut nama Allah saat menyembelih
12. Hewan kurban baru bisa dikuliti setelah benar-benar mati. Jika dikuliti sebelum mati, maka itu disebut bangkai sebagai hadis Rasulullah SAW beikut ini.
“Bagian apa saja yang dipotong dari hewan ketika hewannya masih hidup, maka dia adalah bangkai.” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).
Demikian ulasan mengenai cara dan doa menyembelih hewan kurban menurut syariat Islam yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik