"Saya tidak punya pikiran memotong atau memutilasi. Setelah saya bunuh saya pukul bagian belakang kepala tiga kali, dia sudah meninggal, jasad mau dibawa keluar sulit karena berat. Ya akhirnya saya potong," ungkap Yono.
Pinjam pisau tetangga untuk melakukan mutilasi
Setelah memutuskan ingin memutilasi jasad korban, pelaku lalu meminjam pisau ke tetangganya yang berprofesi sebagai penjual sate kambing.
Namun tetangganya itu tidak mengetahui kalau pisau miliknya akan digunakan untuk memutilasi jasad manusia. Kepada tetangganya itu, pelaku mengaku pisau yang ia pinjam itu akan digunakan untuk mengupas kelapa.
"Saya punya pikiran tetangga saya penjual sate kambing, saya pinjem pisau itu supaya saya bisa membawa," kata Yono.
Mengaku gemetar saat melakukan mutilasi
Akhirnya Yono memutilasi jasad Rohmadi dengan pisau berukuran 30 sentimeter yang ia pinjam dari tetangganya.
Saat memotong-motong tubuh korban, Yono mengaku ketakutan, bahkan hingga badannya gemetar. Pasalnya, ia mengaku baru pertama kali melakukan aksi pembunuhan hingga mutilasi.
"Perasaan saya takut dan gemetar, saya takut waktu itu, karena tidak pernah (melakukan) kaya gini," ungkapnya.
Baca Juga: Fakta-fakta Mengerikan di Balik Kasus Mutilasi Pria Tato Naga di Sukoharjo
Pelaku mengaku menyesali perbuatannya
Setelah tertangkap, Yono mengaku menyesali perbuatannya. Tak hanya itu, ia juga mengaku kapok dan ingin meminta maaf pada keluarga korban.
"Saya kapok dan menyesal seumur hidup. Saya minta maaf dengan keluarga korban yang saya bunuh, saya menyesal saya minta maaf," ujarnya lirih.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Mengerikan di Balik Kasus Mutilasi Pria Tato Naga di Sukoharjo
-
Aktor Populer Brazil Meninggal Tragis Setelah Menghilang Selama 5 Bulan, Ternyata Dikubur dan Sengaja Disembunyikan
-
Ulasan Film Boston Strangler, Kisah Menegangkan Jurnalis Wanita Ungkap Kasus Pembunuhan
-
Cerita Sadis Suyono, Pemutilasi Pria Bertato Naga: Tubuh Dicacah Pakai Pisau Sate
-
Dalih Furqon Bantu Kakaknya Willy Buang Jenazah Perempuan Dalam Karung karna Diimingi HP
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil
-
Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali