Perayaan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023 digelar di Kawasan Monas, Jakarta Pusat. Presiden Joko Widodo atau Jokowi memimpin jalannya upacara tersebut dengan menggunakan pakaian adat Kesultanan Deli.
Presiden Jokowi juga menjadi inspektur upacara tersebut juga terlihat mengenakan basecap dengan warna hitam bercorak batik warna emas, serta sarung dan juga penutup kepala berwarna senada.
Dalam upacara itu, tampak sejumlah tamu hadir mengenakan baju adat dari berbagai daerah. Beberapa pejabat yang hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet, Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-11 Boediono, para menteri Kabinet Indonesia Maju, sampai dengan ketua umum partai politik.
Ini bukan kali pertama Presiden Jokowi mengenakan baju adat di acara kenegaraan. Presiden Jokowi telah beberapa kali mengenakan baju adat dari berbagai daerah untuk berbagai acara penting.
Berikut ragam pakaian adat yang pernah dipakai oleh Presiden Jokowi saat acara kenegaraan:
1. Pakaian Adat Bugis
Pada tahun 2017, Presiden Jokowi menghadiri sidang Tahunan MPR dan sidang bersama DPR-DPD RI, ia tampak mengenakan pakaian adat khas Bugis Sulawesi Selatan.
Bugis sendiri merupakan tempat kelahiran Jusuf Kalla yang saat itu menjadi wakil presiden. Sementara itu, Jusuf Kalla mengenakan pakaian adat khas Jawa tempat Presiden Jokowi berasal.
Saat itu, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Teten Masduki menyebut, ide bertukar pakaian adat tersebut merupakan ide dari Presiden Jokowi. Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla diketahui ingin menunjukkan kekompakan satu sama lain.
Baca Juga: Gestur yang Berbicara: Apakah Jokowi Dukung Prabowo Secara Tersirat?
Tak hanya itu, aksi Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla juga memiliki makna mendalam tentang bagaimana seharusnya WNI menghayati nilai-nilai kemerdekaan yang ada saat ini.
2. Baju Adat Aceh
Presiden Jokowi pernah mengenakan pakaian adat Aceh saat upacara peringatan HUT ke-73 RI di Istana Merdeka tanggal 17 Agustus 2018.
Baju adat Aceh tersebut bernama Linto Baro yang secara umum dikenakan pada saat acara pemerintahan. Di bagian atas pakaian dinamakan dengan Meukasah, sedangkan untuk bagian bawah yang merupakan celana panjang hitam dinamakan Siluweu.
Meukasah sendiri adalah pakaian hasil tenunan yang sangat halus dan merupakan lambang kebesaran masyarakat Aceh.
3. Baju Adat Sasak
Berita Terkait
-
Gestur yang Berbicara: Apakah Jokowi Dukung Prabowo Secara Tersirat?
-
Dukung Jokowi Cawe-cawe Demi Kepentingan Nasional, FX Rudy: Masa Tidak Boleh?
-
Cek Fakta: Anies Baswedan Labrak Jokowi ke Istana, Tunjukkan Bukti Kecurangan Menangkan Ganjar, Benarkah?
-
Kritik Tajam Rocky Gerung Terhadap Jokowi: Dirinya Tak Netral dan Licik dalam Pilpres 2024
-
Jokowi Pakai Baju Adat Kesultanan Deli Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel