Pada tahun 2019, Presiden Jokowi pernah mengenakan baju adat Sasak saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang bersama DPR-DPD. Baju adat Sasak khas Nusa Tenggara Barat yang dikenakan oleh Presiden Jokowi tersebut berwarna coklat dengan bawahan berkombinasi hitam, emas, dan oranye.
4. Baju Adat Timor Tengah Selatan
Pada upacara bendera 17 Agustus 2020, Presiden Jokowi pernah mengenakan baju adat asal Timor Tengah Selatan, NTT. Presiden Jokowi memakai kain dengan motif berantai Nunkolo.
Motif tersebut dimodifikasi dari bentuk belah ketupat dengan batang tengah yang diartikan sebagai sumber air. Pada bagian pinggir pakaian tersebut, ada gerigi yang melambangkan wilayah berbukit dan berkelok-kelok.
Sedangkan, untuk warna merah melambangkan keberanian laki-laki asal nunkolo.
5. Baju Adat Ende
Pada saat peringatan Hari Lahir Pancasila 2022, Presiden Jokowi mengenakan baju adat Ende NTT yaitu Ragi Lambu Luka Lesu. Baju tersebut yakni kemeja putih dengan kain tentu yang diselempangkan di bahu berwarna merah bercorak khas Ende.
Adapun bawahan yang dikenakan oleh Presiden Jokowi berwarna hitam bercorak garis kuning. Presiden Jokowi juga tampak mengenakan ikat kepala runcing dengan warna oranye.
6. Baju Adat Sabu Raijua
Baca Juga: Gestur yang Berbicara: Apakah Jokowi Dukung Prabowo Secara Tersirat?
Presiden Jokowi pernah mengenakan pakaian adat baju Sabu Raijua yang merupakan pakaian adat Nusa Tenggara Timur (NTT) pada saat sidang tahunan MPR RI di tanggal 14 Agustus 2020.
Baju adat Sabu Raijua tersebut dipilih karena melekatnya prinsip egaliter pada pakaian tersebut. Diketahui, pakaian adat ini tidak dikenakan untuk kelas sosial atau upacara tertentu saja, tetapi untuk semua kalangan baik rakyat kecil hingga bangsawan.
7. Baju Adat Badui
Pada tahun 2021, Presiden Jokowi pernah mengenakan pakaian adat Urang Kanekes atau suku Badui di sidang tahunan MPR RI 16 Agustus 2021. Pakaian ini berupa atasan dan juga celana hitam dengan lencana merah putih di dada bagian kiri.
Pada saat itu Presiden Jokowi juga memakai udeng di kepala dengan warna biru, sandal hitam khas badui dilengkapi dengan tas rajut berwarna coklat.
8. Baju Adat Bangka Belitung
Berita Terkait
-
Gestur yang Berbicara: Apakah Jokowi Dukung Prabowo Secara Tersirat?
-
Dukung Jokowi Cawe-cawe Demi Kepentingan Nasional, FX Rudy: Masa Tidak Boleh?
-
Cek Fakta: Anies Baswedan Labrak Jokowi ke Istana, Tunjukkan Bukti Kecurangan Menangkan Ganjar, Benarkah?
-
Kritik Tajam Rocky Gerung Terhadap Jokowi: Dirinya Tak Netral dan Licik dalam Pilpres 2024
-
Jokowi Pakai Baju Adat Kesultanan Deli Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru
-
Waspada Siomay Campuran Ikan Sapu-Sapu, Dinas KPKP DKI Ingatkan Bahaya Logam Berat yang Mengintai
-
Viral Guru SD 30 Tahun Mengabdi Dilaporkan ke Polisi Usai Menegur Murid, Keluarga Minta Dukungan
-
Profil Sari Yuliati: Srikandi Golkar yang Resmi Gantikan Adies Kadir sebagai Wakil Ketua DPR RI
-
Kejagung Klaim Masih Telusuri Aset Jurist Tan di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T
-
Jakarta Siaga Banjir, Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 1 Februari 2026
-
KPK Periksa 17 Saksi Kasus Dugaan Suap Pajak PT Wanatiara Persada, Termasuk Sang Direktur
-
RUU PPI Masuk Prolegnas, WALHI Nilai Negara Masih Gagal Membaca Krisis Iklim
-
Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini
-
Diduga Tak Profesional, Tiga Kepala Kejaksaan Negeri Diperiksa Jamintel Kejagung