Suara.com - Berkurban merupakan salah satu ibadah yang dilaksanakan saat Hari Raya Idul Adha untuk meneladani Nabi Ibrahim AS. Berkurban dilakukan menggunakan binatang ternak seperti sapi, kambing, domba, dan unta. Lantas bagaimana hukumnya membeli hewan kurban dengan uang hasil utang? Berikut hukum berkurban dengan uang hasil hutang yang dapat kamu ketahui.
1. Hukum Berkurban Bagi yang Mampu
Dilansir dari laman Muhammadiyah.or.id, Imam Ahmad menyatakan wajib bagi orang yang mampu untuk berkurban. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda, “Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang memiliki kelapangan tetapi ia tidak berkurban, maka jangan sekali-kali ia mendekati tempat salat kami” (HR. Ahmad)
2. Hukum Berkurban Sunnah Muakkadah
Sementara itu, ada ulama yang menyatakan bahwa berkurban adalah sunnah muakkadah seperti Malik, Ahmad, Ibn Hazm, dan lain-lain. Ibn Hazm berkata: “Tidak ada riwayat yang shahih dari seorang sahabat pun yang menyatakan bahwa kurban itu wajib”.
“Diriwayatkan dari Abu Bakar dan Umar bahwasanya mereka berdua tidak berkurban karena merasa khawatir kalau masyarakat memandang bahwa kurban itu wajib” [as-Sayid Sabiq, Fiqhus-Sunnah, Juz III hlm. 189].
Kedua pendapat tersebut menunjukkan bahwa orang yang mampu, sangat dianjurkan untuk melaksanakan kurban, bahkan menjadi sesuatu yang tidak disukai apabila orang mampu tidak melaksanakannya. Sebaliknya, jika orang tidak mampu, maka tidak ada anjuran untuk melaksanakan kurban.
Berkurban dengan Uang Hasil Hutang
Apabila seseorang berhutang uang untuk membeli hewan kurban, maka pada dasarnya tidak perlu untuk dilakukan. Apalagi jika orang tersebut berhutang karena memaksakan diri yang mana tidak mampu untuk berkurban, sehingga mengalami kesulitan untuk membayar. Kemampuan seseorang yang dimaksud adalah mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Baca Juga: Teks Khutbah Idul Adha 2023: Makna Lebaran Haji yang Sesungguhnya
Sehingga, jika seseorang ingin melaksanakan ibadah kurban, sementara ia tidak memiliki uang cukup untuk membeli hewan kurban, sebaiknya menabung terlebih dahulu agar dana yang tersedia bisa digunakan untuk berkurban.
Demikian ulasan singkat mengenai bolehkah berkurban dengan hasil hutang yang dapat kamu ketahui. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!