Suara.com - Polri bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Tim tersebut dibentuk untuk menanggulangi insiden keamanan komputer Polri.
“Sistem ini dibuat sebagai sistem deteksi gangguan keamanan, optimasi komunikasi, dan evaluasi manajemen kualitas keamanan siber,” kata Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono kepada wartawan, Kamis (15/6/2023).
Gatot menyebut CSIRT memiliki 194 personel yang tersebar di Mabes Polri dan jajaran Polda. Mereka terbagi dalam empat tim yang mencakupi; tim penanggulangan dan pemulihan insiden, pengelolaan jaringan dan server, tim keamanan informasi, serta tim website administrator dan aplikasi.
Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut juga menjelaskan bahwa CSIRT dibentuk sebagai upaya merespon berbagai ancaman serangan keamanan siber yang terus mengalami perkembangan.
“CSIRT akan menjadi garda terdepan dalam menghadapi insiden keamanan, meresponsnya dengan cepat, serta memastikan kelancaran operasional dan keberlanjutan instansi polri,” katanya.
Menurut Gatot, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menerbitkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: kep/304/ii/2023 tentang penetapan Tim CSIRT. Keputusan tersebut diterbitkan pada 28 Februari 2023.
“Penekanan ini sejalan dengan program pemerintah yang tercantum dalam perpres Nomor 18 tahun 2020 tentang RPJMN tahun 2020–2024,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
MK Putuskan Sistem Proporsional Terbuka, Loyalis Jokowi: Denny Indrayana Hoax, Segera Diproses Polri
-
Minta Ditunda, Bareskrim Polri Periksa Orang Tua dan Adik Dito Mahendra Besok
-
CEK FAKTA: Bukan Jenderal Lagi, Polri Perintahkan Ferdy Sambo Segera Ditembak Mati
-
Momen Fadil Imran Geram Tunjuk Pakai Tongkat Komando: Kau Catat! Disiplin Tidak Hanya Berlaku untuk Bintara, Tapi Juga Jenderal
-
12 Video Syur Iptu MIP, Seorang Perwira Polisi dengan Janda Bikin Geger Dunia Maya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget