Suara.com - Ketua DPP PDIP Puan Maharani akan mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan bertemu pagi ini di GBK, Jakarta.
Hal itu dikonfirmasi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, berdasarkan laporan Alex Indra Lukman dan juga Utut Adianto ketua fraksi PDIP.
"Sudah mendapatkan arahan dari Mbak Puan Maharani bahwa pertemuan dengan Mas AHY akan dilakukan besok pagi di Gelora Bung Karno," ujar Hasto di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6/2023).
Menurut Hasto dialog antara Demokrat dan PDIP itu sangat penting karena membahas tentang masa depan bangsa dan negara.
"Dialog-dialog ini sangat konstruktif, sangat penting dan juga merupakan suatu ruang komunikasi di dalam mendialogkan berbagai kepentingan bangsa dan negara di masa depan," kata Hasto.
Hasto tidak menjelaskan secara detail agenda pertemuan Puan dan AHY. Yang pasti, pertemuan itu akan membahas komunikasi PDIP dan Demokrat.
"Intinya pertemuan tersebut akan melakukan dialog tentang berbagai arah masa depan dan juga komunikasi di antara kedua partai politik di mana dengan komunikasi ini akan terbuka suatu ruang-ruang dialog yang lebih besar," tegasnya.
Dari informasi yang didapat Suara.com, Puan dan AHY bertemu sekitar pukul 06.30. Keduanya juga akan mengadakan jumpa pers setelah pertemuan di area Plataran Hutan Kota GBK pukul 08.00 WIB.
Baca Juga: Cek Fakta: Pupus Harapan Nyapres Anies, Surya Paloh Nyatakan Bergabung dengan PDIP Dukung Ganjar
Berita Terkait
-
Profil Bupati Jembrana, Kader Demokrat yang Diminta Koster 'Membelot' Dukung Ganjar
-
Rommahurmuziy Kasih Bocoran, PPP Usulkan Dua Nama Cawapres Ganjar Selain Sandiaga Uno, Siapa?
-
Drama Panjang Perseteruan Demokrat vs Moeldoko: Berujung Aksi Cap Jempol 'Darah'
-
CEK FAKTA: Keputusan Final AHY Gabung PDIP Bikin Surya Paloh Merana, Anies Dipastikan Gagal Nyapres
-
Tugas Berat, Mardiono Usul Sandiaga Uno Jadi Ketua Bapilu Nasional PPP
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian