Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Puan Maharani menyatakan, bahwa tak pernah ada jalan buntu untuk rencana renkosiliasi antara Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pernyataan tersebut menanggapi kemungkinan adanya pertemuan antara Mega dan SBY sebagai bentuk rekonsiliasi politik.
"Kalau saya meyakini dan optimis tidak akan ada pernah jalan buntu," kata Puan ditemui di GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (22/6/2023).
Namun, Puan mengatakan, semua harus dilihat momentumnya dan waktu kapan yang tepat.
Menurutnya, pertemuan antara dirinya dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beberapa hari yang lalu bisa menjadi jalan pembuka rekonsiliasi antara Megawati dengan SBY.
"Hanya semuanya kan tentu harus pada timing yang tepat tapi yang pasti apa yang saya dan mas AHY lakukan ini merupakan salah satu apa namanya tuh jalan pembuka untuk menuju ke sampai ke situ (rekonsiliasi)," tuturnya.
Sebelumnya, PDIP tidak menutup peluang untuk mengagendakan pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan SBY. Menurut Ketua DPP PDIP Puan Maharani tidak ada kata tidak untuk pertemuan dua mantan presiden tersebut.
"Tidak ada kata tidak, semua itu masih ada harapan. Jadi jangan pernah putus asa, semuanya pasti masih ada harapan," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/6/2023).
Ia memandang pertemuan itu tentu bisa terwujud tetapi tentu menunggu waktu yang tepat.
"Dan kita ya tentu saja berharap pada waktunya nanti semuanya bisa berkumpul guyub ya," kata Puan.
Berita Terkait
-
Sebut Bakal Ada Kejutan yang Indah di Puncak Peringatan Bulan Bung Karno, Puan: Nggak Pakai Tanda-tanda Tapi Mendadak
-
Tinjau Lokasi Puncak Bulan Bung Karno di Stadion GBK, Puan: Kesiapan Sudah 90 Persen
-
Acara Bulan Bung Karno di GBK Bakal Dihadiri Kandidat Cawapres Ganjar, Puan: Ada Wajah Lama dan Wajah Baru
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi