Suara.com - Setiap umat muslim pasti ingin segala permohonannya dikabulkan oleh Allah Swt. Salah satu caranya adalah dengan mengerjakan sholat hajat 40 hari berturut-turut. Namun, apakah lantas permohonan kita akan dikabulkan setelah sholat selesai?
Ustad Syam dalam tayangan Youtube Islam Itu Indah di Trans TV menjelaskan bahwa di dalam Islam, banyak sekali keyakinan soal angka 40. Di antaranya perkembangan janin yang akan berubah tiap 40 hari atau pengangkatan Nabi oleh Allah Swt yang selalu di atas usia 40 tahun. Salah satu sabda Rasulullah pun menyatakan bahwa barangsiapa yang 40 hari. Siapa yang 40 hari tidak ketinggalan takbiratul ihram imam dalam sholat berjamaah maka akan dijauhkan dari api neraka dan fitnah dunia.
Angka 40 hari yang sering disebut ini bukan tanpa alasan. Menurut Ustad Syam, angka 40 menggambarkan keistiqomahan seorang muslim. Misalnya saja jika kita terbiasa sholat tahajud secara istiqomah dalam 40 hari maka untuk selanjutnya mengerjakan sholat malam bukan hal yang berat. Begitu pula dengan amalan-amalan yang lain seperti sholat hajat, sholat dhuha, dan puasa senin-kamis.
“Jadi intinya bukan pada jumlah hari, namun pada keistiqomahan,” imbuh Ustad Syam.
Namun demikian, umat Islam dilarang untuk membatasi ibadah hanya dengan jumlah hari. Misalnya saja sholat hajat selama 40 hari, sehingga dia akan berhenti di hari ke 41. Hal ini dilarang. Pasalnya, dengan demikian, sama artinya umat muslim membatasi kekuasaan Allah Swt. Karena sejatinya tugas manusia hanyalah berusaha dan berdoa, perkara hasil merupakan hak prerogatif dari Allah Swt.
“Ada yang berdoa satu hari sudah dikabulkan, ada juga yang berdoa 40 hari namun belum dikabulkan, itu semua kuasa Allah,” imbuh Ustad Syam.
Dia pun mengingatkan bahwa manusia tak selayaknya mengambil alih tugas Allah Swt. Misalnya dengan memberi deadline agar doa dikabulkan dalam 40 hari atau kurang karena itu semua di luar kuasa kita. Namun, sebagai manusia sudah seharusnya kita yakin bahwa setiap doa pasti didengar oleh Allah Swt. Dengan demikian manusia sangat dilarang untuk berputus asa dari rahmat Tuhan-Nya.
Demikian penjelasan Ustaz Syam soal keutamaan sholat hajat 40 hari berturut-turut.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: 3 Keutamaan Hari Tasyrik 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, Baca Takbir hingga Doa Nabi Muhammad
Berita Terkait
-
3 Keutamaan Hari Tasyrik 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, Baca Takbir hingga Doa Nabi Muhammad
-
Apa Keutamaan Puasa Arafah? Ustad Adi Hidayat: Bukan Puasa Biasa
-
5 Keutamaan Puasa Arafah 9 Dzulhijjah, Pintu Surga Terbuka Lebar
-
Ikut Puasa Arafah Bagi yang Tidak Berhaji, Apa Sih Keutamaannya?
-
Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah Menurut Buya Yahya
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos