Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memiliki tempat riset sekaligus wisata satwa yang baru saja diresmikan mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, bernama Animalium. Ini dia serba-serbi Animalium yang baru diresmikan, mulai dari harga tiket masuk, jam operasional hingga fasilitas yang disediakan.
Animalium berlokasi di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno BRIN, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tempat riset, edukasi dan wisata ini berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektare. Operasionalnya baru saja dibuka untuk pengunjung pada Maret 2023 dan telah diresmikan oleh Megawati pada, Rabu (5/7/2022) kemarin.
Mengenal Animalium
Animalium merupakan sebuah fasilitas untuk meriset satwa-satwa liar. Tempat ini menjadi suaka margasatwa yang mampu menampung beragam jenis hewan. Di sini pengunjung dapat melihat berbagai hewan unik yang jarang ditemui di dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya seperti burung langka, landak, kura-kura dan berbagai jenis reptil serangga.
Selain itu, di dalamnya juga terdapat patung peraga satwa. Bahkan ada pula taman luar ruangan yang mirip dengan habitat aslinya dan berisi hewan aslinya.
Adapun yang membedakan Animalium dengan wisata lainnya yaitu satwa-satwa liar dirawat dan ditampilkan kepada para pengunjung sebagai bahan pembelajaran sekaligus penelitian para periset.
Diketahui, harga tiket edukasi di Animalium variatif dan berbeda-beda baik saat weekday ataupun weekend. Calon pengunjung bisa melakukan reservasi dan pembelian tiketnya secara online lewat situs booking.animalium.id. Pada waktu pembelian tiket, para pengunjung juga akan dikenakan pajak tambahan sebesar 10 persen.
• Paket pendidikan kelompok lengkap (25 orang): Rp 2.500.000
Baca Juga: Supermoon 3 Juli 2023 Malam Ini, Simak Jadwal dan Proses Terjadinya
• Kit Pendidikan Mandiri Usia Sekolah (Akhir Pekan): Rp 100.000Paket
• Pendidikan Mandiri Usia Sekolah (Hari Kerja): Rp 95.000
• Paket Pendidikan Mandiri Umum (Akhir Pekan): Rp 85.000
• Paket Pendidikan Mandiri Umum (Hari Kerja): Rp 95.000
• Panduan pedagogis (opsional): Rp 150.000
• Buku kerja eksklusif (opsional): Rp 50.000
Berita Terkait
-
Supermoon 3 Juli 2023 Malam Ini, Simak Jadwal dan Proses Terjadinya
-
Terkenang Tenggelamnya KRI Nanggala-402, Megawati: Saya Sedih, Jengkel, Mau Marah, Kenapa Tidak Ada Perencanaan?
-
Muhammadiyah Minta Libur Idul Adha 2 Hari, Begini Kata Ahli BRIN Thomas Djamaluddin
-
Megawati Dan Cita-cita Bung Karno, Dorong Pengembangan Reaktor Nuklir Di Indonesia
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap
-
Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi
-
TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu
-
KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'
-
Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing
-
Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!
-
Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!
-
Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda
-
Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!
-
Prabowo Keceplosan 'Ndasmu' Lagi, Niatnya Guyon Tapi Kena Sindir Pakar Komunikasi