Suara.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat masih menjadi sorotan usai diduga menganut ajaran sesat. Tak hanya itu, Masjid Rahmatan Lil 'Alamin yang ada di dalamnya pun ikut disorot. Sebab, masjid berukuran 99 x 99 meter ini dibangun di atas lahan seluas 6,5 hektare dan mempunyai 6 lantai.
Belum lagi, ada kubah berwarna emas dengan menara yang sangat tinggi. Menara di Masjid Rahmatan Lil 'Alamin disebut-sebut menjadi yang paling tinggi ketiga di dunia. Adapun selengkapnya seputar masjid megah di Ponpes Al Zaytun bisa diketahui melalui kelima fakta berikut.
1. Diklaim Punya Menara Tertinggi Ketiga di Dunia
Melansir kanal YouTube Jabar Channel, masjid itu mempunyai sebuah menara yang bernama Menara Pemuda dan Perdamaian dengan tinggi mencapai 201 meter. Dengan begitu, menara tersebut diklaim menjadi yang tertinggi ketiga di dunia.
Sementara menara tertinggi pertama berada di Masjid Mohammadia Mega di Aljazair yang mencapai 270 meter. Lalu yang kedua adalah Menara Masjid Hasan II di Casablanca, Maroko yang tingginya 210 meter. Di sisi lain, ketinggian menara masjid di Al Zaytun disesuaikan dengan asma nabi.
2. Bangunan Bisa Tahan 500 Tahun
Masjid Rahmatan Lil 'Alamin mempunyai gaya arsitektur gabungan dari seluruh dunia. Adapun tujuannya untuk menciptakan bangunan masjid yang megah. Dengan begitu, publik akan berpikir bahwa ponpes itu bersih, modern, dan tampak gagah.
Tak hanya itu, bangunan masjid juga dibangun agar bisa bertahan sampai lebih dari lima ratus tahun. Diharapkan bahkan sampai puluhan abad atau setara dengan bangunan-bangunan monumental di dunia, yang telah mengukir sejarah pada zamannya.
3. Desain Dibuat oleh Panji Gumilang
Baca Juga: Opsi Alternatif untuk Pondok Pesantren Al Zaytun oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin
Desain masjid megah ini terlihat menarik. Dijelaskan dalam beberapa pemberitaan bahwa gaya arsitekturnya bernilai estetika universal atau berasal dari seluruh penjuru dunia. Adapun arsitek utamanya, yakni Panji Gumilang, yang juga menjabat sebagai pimpinan Ponpes Al Zaytun.
4. Menjadi Pusat Pendidikan
Masjid Rahmatan Lil 'Alamin merupakan induk dari semua karya besar yang dipercaya bakal menjadi simbol kebangkitan bangsa. Sebab, masjid ini dibangun sebagai sebuah pusat kawasan pendidikan terpadu yang diklaim monumental pada abad 21 ini.
5. Dipercaya Bakal Jadi Sejarah
Tak hanya itu, masjid tersebut juga diyakini suatu hari nanti bakal memiliki nilai sejarah. Seperti halnya bangunan monumental Islam kompleks Masjid Cordoba, Istana Al-Hamra serta Medinat az-Zahra di Spanyol. Tak ketinggalan bangunan-bangunan Dinasti Cina hingga kerajaan Hindu.
Alasan bisa diyakini akan menjadi sejarah karena setiap bangunan yang didirikan di Al Zaytun, dibuat tahan lama dan aman untuk dipakai sesuai hajat ma'had. Bangunannya juga cukup kuat untuk memikul beban dari berbagai sisi dalam waktu yang tak sebentar.
Berita Terkait
-
Opsi Alternatif untuk Pondok Pesantren Al Zaytun oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin
-
CEK FAKTA: Bobrok Panji Gumilang Terbongkar, Mahfud MD Temukan Transaksi Jual Beli Santri di Al Zaytun
-
Dugaan Keterlibatan Ponpes Al Zaytun dengan NII, Bareskrim Sedang Dalami
-
Soal Ponpes Al Zaytun, Kapolri: Ada Dugaan Penistaan Agama
-
CEK FAKTA: Panji Gumilang Dijebloskan ke Penjara, Dapat 20 Tahun Masa Kurunga
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004