Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memperkenalkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP Sandiaga Uno sebagai Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Pengenalan mantan politikus Partai Gerindra itu dilakukan dalam kegiatan Musyawarah Ranting (Musran) serentak di Hotel Cahaya Berlian, Senin (10/7/2023).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, Wakil Ketua DPW PPP Jatim Mujahid Anshori, Pengurus Harian DPC PPP Pamekasan, PAC PPP dan Ranting PPP se-Kabupaten Pamekasan, dan ribuan kader partai lambang kakbah itu.
Di lokasi acara dipasang atribut PPP dan juga gambar Sandiaga Uno sebagai Bacawapres. Sepanjang acara para peserta meneriakkan yel-yel kemenangan PPP dan dukungan kepada Sandiaga Uno.
Achmad Baidowi mengatakan, kegiatan bertajuk 'Satu Tujuan Menjemput Kemenangan 2024' ini bagian dari memanaskan mesin politik menjelang Pemilu. Ia juga menyebut Kabupaten Pamekasan memiliki andil besar dalam bergabungnya Sandiaga Uno ke PPP.
Menurut dia, sejak hadir di acara PPP Pamekasan enam tahun lalu, nuansa bergabungnya Sandiaga Uno semakin kuat.
"Alhamdulillah Rapimnas VI PPP menetapkan Sandiaga Uno sebagai Ketua Bappilu DPP PPP dan sebagai Calon Wakil Presiden," ujar Achmad Baidowi kepada wartawan.
Lebih lanjut, ia berharap bergabungnya Sandiaga Uno bisa membawa kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang. Apalagi saat ini, pihaknya fokus menggaet pemilih milenial yang mendominasi pemilih pada Pemilu 2024.
"Insyaallah Sandiaga Uno akan menjadi magnet bagi kalangan muda untuk bergabung ke PPP," ucapnya.
Baca Juga: 2024 Memanas, Nama Ahmad Sahroni Muncul Sebagai Cawapres!
Sementara itu, Mujahid Anshori meminta DPP PPP terus melakukan lobi-lobi politik agar Sandiaga Uno bisa diterima sebagai cawapres pasangan Ganjar Pranowo yang diusung PDIP. Mujahid meyakini jika Sandiaga menjadi cawapres maka akan mendongkrak perolehan suara PPP.
"Dari sejumlah hasil survei, elektabilitas Pak Sandiaga Uno berada di urutan teratas bursa cawapres. Ini peluang besar bagi PPP," pungkas Mujahid.
Berita Terkait
-
Effendi Simbolon Dipanggil PDIP Soal Beda Dukungan Capres, Prabowo: Itu Bukan Urusan Saya
-
Effendi Simbolon Diisukan Pindah ke Gerindra, Sekjen PDIP Bereaksi
-
Hasto Ditugaskan Megawati Temui Mensesneg Pratikno di Kompleks Istana, Soal Apa?
-
2024 Memanas, Nama Ahmad Sahroni Muncul Sebagai Cawapres!
-
Prabowo Subianto Mengunjungi Istana Negara untuk Bertemu Jokowi, Bahas Hal Ini
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang