Suara.com - Pimpinan Pondok Pesantren atau Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, melayangkan gugatan perdata kepada Wakil Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) Anwar Abbas senilai Rp 1 triliun.
Gugatan itu disebabkan Panji Gumilang merasa disudutkan dan dihina oleh pernyatakan Anwar Abbas yang mengatakan dirinya komunis.
Menanggapi gugatan tersebut, Anwar Abbas seakan tak mau ambil pusing. Ia tetap santai, tetapi menyatakan akan menghadapi gugatan itu dan taat dengan hukum.
"Iya. Saya taat dan menghormati hukum," kata Anwar Abbas kepada wartawan, Senin (10/7/2023).
Seperti apakah sosok Anwar Abbas? Simak ulasannya berikut ini.
Anwar Abbas adalah pria kelahiran Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat, pada 15 Februari 1955. Kini ia duduk sebagai Wakil Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) untuk periode 2020 hingga 2025. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MUI periode 2015-2020.
Sebelum menjabat di MUI, Anwar dikenal sebagai akademisi. Ia juga aktif di organisasi islam Muhammadiyah dan duduk di kepengurusan pusat. Pada periode 2015-2020, Anwar Abbas dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah.
Jabatan lain yang pernah ia pegang di Muhammadiyah adalah Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Kemampuannya di bidang agama sempat diapresiasi oleh Kementerian Agama pada 2018, di mana namanya masuk dalam rekomendasi 200 mubalig Indonesia.
Baca Juga: Viral Ponpes Al-Zaytun Bangun Rumah Ibadah Yahudi di Area Pesantren
Tak hanya di Indonesia, Anwar Abbas juga berkiprah di dunia Internasional, ketika ia menjabat sebagai Wakil Presiden Konfederasi Buruh Islam Internasional pada 2000-2005.
Selain itu, Anwar Abbas juga pernah menjabat sebagai Anggota Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia (MPR RI) dari Utusan Golongan pada periode 1997-1999.
Kirpah sebagai akademisi
Di dunia akedemis, Anwar Abbas diketahui berkarier sebagai dosen tetap di Program Studi Perbankan Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Namun jabatan sebagai dosen tetap itu ia lepas karena Anwar sudah pensiun terhitung sejak 1 Maret 2020.
Selain di UIN Syarif Hidayatullah, karier akademis Anwar juga pernah ditorehkan di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Jakarta, yang sekarang bernama UHAMKA. Di sana Anwar pernah menjabat sebagai Wakil Rektor II dan IV.
Berita Terkait
-
Viral Ponpes Al-Zaytun Bangun Rumah Ibadah Yahudi di Area Pesantren
-
Hendropriyono Ternyata Sosok Kunci Dalam Peletakan Batu Pertama Al Zaytun, Punya Koneksi ke Panji Gumilang?
-
Alasan Panji Gumilang Gugat MUI Dan Anwar Abbas Rp 1 Triliun
-
Duduk Perkara Panji Gumilang Gugat Anwar Abbas Rp 1 Triliun, Berawal dari 'Komunis'
-
CEK FAKTA: Ikuti Aliran Sesat Al Zaytun, 6 Jenderal Terpaksa Ditangkap
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?