Suara.com - Kepolisian terus mendalami kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh si kembar Rihana dan Rihani.
Keduanya dilaporkan ke kepolisian atas dugaan penipuan penjualan telepon seluler iPhone dengan belasan korban dan kerugian yang disebut mencapai Rp 35 miliar.
Dalam mengusut kasus dugaan penipuan ini, kepolisian juga menggandengn Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana Rihana dan Rihani
Kini Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya mengungkap sejumlah aset yang dimiliki saudara kembar itu, usai melakukan penggeledahan pada Rabu (5/7/2023).
Adapun penggeledahan itu dilakukan di sejumlah tempat. Di antaranya di rumah Ketua RW dan apartemen tempat tinggal si kembar Rihana dan Rihani.
Dari penggeledahan itu, polisi mengamankan sejumlah barang mewah milik keduanya. Lalu apa saja aset milik Rihana dan Rihani yang disita kepolisian? Simak ulasannya berikut ini.
Tas LV hingga Sandal Tory Burch
Kanit 4 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Reza Mahendra mengatakan, dari hasil penggeledahan yang dilakukan,kepolisian menyita sejumlah barang mewah milik Rihana dan Rihani.
Adapun barang mewah tersebut diantaranya adalah dua tas bermerk Louis Vuitton dan satu tas Goyard.
Baca Juga: Kejahatan Si Kembar Rihana Rihani: Tak Cuma Penipuan iPhone, Tapi Juga Tas Hermes-LV
Tak hanya itu, lanjut Kompol Reza,polisi juga menyita dua pasanng sandal dengan merk Tory Burch.
Kosmetik
Selain sandal dan tas mewah, dalam penggeledahan tersebut, polisi juga menyita sejumlah alat kosmetik.
Polisi menduga peralatan kosmetik itu terkait dengan kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh Rihana dan Rihani.
Buku rekening
Salah satu lokasi penggeledahan yang didatangi kepolisian adalah Apartemen M Town di Kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten.
Berita Terkait
-
Kejahatan Si Kembar Rihana Rihani: Tak Cuma Penipuan iPhone, Tapi Juga Tas Hermes-LV
-
Tak Hanya Iphone, Rihana-Rihani Ternyata Terlibat Penipuan Barang-barang Mewah
-
Reseller iPhone Si Kembar Rihana Rihani di Tangsel Raup Rp 2,1 Miliar, Ini Perannya
-
Akun Media Sosial Si Kembar Rihana dan Rihani Disita Polisi
-
Lacak Transaksi Uang Hasil Penipuan, Polisi Sita Buku Rekening si Kembar Rihana-Rihani
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?