Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo telah melaporkan harta kekayaannya ke laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Laporan ini merupakan yang pertama setelah ia ditunjuk sebagai menteri.
Dilaporkan pada Rabu (12/7/2023), harta kekayaan Dito Ariotedjo mencapai Rp282,46 miliar. Waktu pelaporan ini merupakan batas akhir dari anjuran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memberinya waktu 100 hari pasca dilantik. Yakni, untuk melaporkan kekayaannya.
Berdasarkan aturan itu, Dito perlu melaporkan kekayaannya sebagai Menpora pada LHKPN. Adapun besaran hartanya melebihi Presiden Jokowi yang tercatat Rp82,3 miliar. Berikut rincian harta kekayaannya yang mencapai ratusan miliar.
Rincian Kekayaan Dito Ariotedjo
Aset terbesar yang dimiliki Menpora Dito adalah tanah dan bangunan senilai Rp187,59 miliar. Harta ini jumlahnya ada lima dan tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Satu diantaranya hasil sendiri, sedangkan yang lainnya merupakan hadiah.
Dito juga memiliki tiga mobil yang mengisi garasinya dengan total mencapai Rp2,18 miliar. Aset-aset ini terdiri dari Toyota Fortuner 4VRZ 2020 senilai Rp480 juta, Toyota Alphard 2,5G 2019 Rp900 juta, dan Hyundai Ioniq 5 2022 Rp800 juta.
Dalam laman LHKPN, Dito juga tercatat memiliki harta bergerak lain sebesar Rp6 miliar. Tak hanya itu, ada pula surat berharga senilai Rp89,34 miliar yang menjadi aset terbesarnya kedua setelah tanah dan bangunan. Lalu, kas dan setara kas Rp13,3 juta.
Jika diakumulasikan, total hartanya mencapai Rp298,51 miliar. Namun, nominal itu dipotong utang sebesar Rp16,05 miliar. Dengan begitu, harta kekayaan Menpora Dito Ariotedjo periode 2023 sebanyak Rp282,46 miliar. Angka ini terbilang sangat fantastis.
Sempat Dipanggil Kejagung
Baca Juga: Profil Olly Dondokambey Gubernur Terkaya di Indonesia, Harta Naik Drastis Dalam Setahun!
Dito Ariotedjo merupakan menteri termuda saat ini dan berasal dari Partai Golkar. Ia pada Senin (3/7/2023) lalu, baru saja memenuhi panggilan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi pengadaan BTS Kemkominfo.
Pemanggilan terhadap Dito dilakukan usai salah satu tersangka, yakni Irwan Hermawan menyebut adanya dugaan aliran uang dari proyek itu ke sejumlah pihak. Tak terkecuali Dito yang disebut menerima dana sebesar Rp 27 miliar pada November-Desember 2022.
Mengetahui hal itu, Dito pun membantah menerima aliran dana yang dimaksud. Saat kuasa hukum Irwan, Maqdir Ismail, mengembalikan uang 1,8 juta dollar AS atau sekitar Rp 27 miliar ke Kejagung, ia juga mengaku tidak tahu menahu.
"Saya tidak tahu menahu (soal uang Rp27 miliar). Kami sudah klarifikasi dan proses resmi. Saya tidak tahu menahu soal itu," kata Dito, beberapa waktu lalu, mengutip dari Antara.
Maqdir Ismail sendiri mengatakan bahwa uang Rp27 miliar itu diberikan oleh sosok berinisial S. Meski begitu, ia tak mengetahui pasti orangnya. Ia kemudian menyerahkan uang ini ke penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung untuk memulihkan aset terkait korupsi.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Profil Olly Dondokambey Gubernur Terkaya di Indonesia, Harta Naik Drastis Dalam Setahun!
-
Segini Harga Mobil McLaren dan Ferrari Hasbi Hasan yang Tak Dilaporkan ke LHKPN
-
Menpora Dito Ngaku Enggak Tahu Soal Uang Suap Rp27 M BTS Kominfo, Arsul Sani: Sumbernya Tak Mungkin dari Setan
-
Ubedilah Badrun Soroti Suap dalam Kasus BTS Imbas Pengembalian Rp27 M: Pasti Bancakan
-
LHKPN Hasbi Hasan 'Cuma' Rp2,4 Miliar, Nominal Korupsi Capai Rp3 Miliar
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam