Suara.com - Relawan pendukung Anies Baswedan yang tergabung dalam Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) mendatangi NasDem Tower pada Minggu (16/7) kemarin.
Tujuan kedatangan mereka adalah untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.
Dalam Sekjen SKI, Raharja Waluya Jati, mengatakan para relawan membawa 72 nasi tumpeng sesuai jumlah umur Surya Paloh. Massa datang dengan menaiki berbagai moda transportasi; mulai dari sepeda motor, KRL, hingga bus mini maupun bus berbadan besar.
Mereka yang tumpah ruah di halaman Nasdem Tower di jalan Gondangdia, Jakarta Pusat membentangkan berbagai poster yang berisi ucapan selamat ulang tahun dan harapan warga terhadap datangnya perubahan di tahun 2024.
”Kami hadir di sini untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan terima kasih karena Kakak Surya selalu bersama rakyat. Beliau mau mendengarkan dan mewujudkan aspirasi rakyat serta mengajak berjuang bersama-sama bagi Indonesia yang lebih baik,” ujar Jati dalam keterangannya, Senin (18/7/2023).
Selain itu, ada juga sekelompok ibu-ibu yang belakangan diketahui sebagai anggota kumpulan majelis massa di Jakarta Utara, menyanyikan lagu ”Mabruk alfa mabruk” diiringi rebana dan melantunkan shalawat nabi.
Tak lama setelah itu, kata Jati, Surya Paloh dan Willy Aditya keluar dari gedung untuk menemui massa yang merangsek ke lobi gedung. Setelah doa bersama, relawan Anies ini memberikan Surya Paloh piagam penghargaan sebagai ”guru rakyat”.
”SKI memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Surya Paloh atas kepemimpinan, keberanian dan keteladanannya dalam menjaga demokrasi Indonesia,” tulis piagam tersebut, sebagaimana dilantukan Jati.
”Kepadanya kami sematkan gelar guru rakyat. Surya Paloh telah memberikan inspirasi dan pelajaran kepada segenap anak bangsa untuk setia mendengarkan aspirasi rakyat,” pungkasnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: KPK Kantongi Bukti Kasus Korupsi Formula E, Anies Tak Bisa Lari
Berita Terkait
-
Sebutkan Alasan Harus Memilih Anies, Surya Paloh Minta KPU dan Bawaslu Waspadai Musuh Bersama
-
CEK FAKTA: PDIP Tak Tenang! Hitung Mundur Kekalahan Ganjar, Orang Ternama Ini Siap Perang Demi Dukung Anies
-
Tak Kunjung Umumkan Cawapres, Bos Lembaga Survei Ini Singgung Level Anies
-
CEK FAKTA: KPK Kantongi Bukti Kasus Korupsi Formula E, Anies Tak Bisa Lari
-
Hasan Nasbi Curhat Tidak Ada yang Mau Menerima Alphard Taruhannya Terkait Anies
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji