Suara.com - Politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) Panda Nababan menyindir Budiman Sudjatmiko yang bertemu dengan Prabowo Subianto pada Selasa (18/7/2023) lalu. Padahal sudah ditetapkan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bahwa capres PDIP adalah Ganjar Pranowo.
Panda menyindir Budiman sebaiknya terus terang saja mendukung Prabowo dan keluar dari PDIP. Sosok Panda Nababan memang dikenal cukup kontroversial karena kerap menyindir sesama kader PDIP juniornya. Simak deretan kader PDIP yang sempat kena sentil Panda Nababan berikut ini.
1. Gibran Rakabuming
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming pernah disebut sebagai anak ingusan oleh Panda Nababan. Putra sulung Presiden Jokowi itu dinilai Panda belum pantas apabila maju dalam Pilpres 2024 karena masih harus banyak belajar di dunia politik.
"Gibran anak ingusan kok, gimana? Nanti anak itu besar kepala, masih belajar dulu lah," ujar Panda dalam sebuah diskusi pada Senin (26/6/2023).
Selain itu Panda menyebut Gibran perlu waktu panjang di dunia politik. Panda pun tak setuju jika Gibran maju sebagai cawapres seperti yang ramai diberitakan.
"Dia butuh proses seperti bapaknya, panjang. Nggak langsung ujug-ujug kayak gitu, kayak dinasti aja," kata Panda.
Sementara itu Gibran menanggapi santai pernyataan Panda. Dia bahkan menyampaikan terima kasih pada senior partainya itu. Namun walau Gibran santai, beberapa pihak menilai pernyataan Panda tidak pantas dan dianggap arogan.
2. Bobby Nasution
Wali Kota Medan Bobby Nasution pernah dua kali dikritik oleh Panda Nababan. Kritik pertama Panda yakni penilaian terhadap kinerja Bobby Nasution selama menjadi Wali Kota Medan. Panda menilai menantu Presiden Jokowi itu tidak berprestasi.
Kritik selanjutnya Panda adalah dengan mengungkap fakta Bobby sulit ditemui kader PDIP di daerah. Dia mengaku mendapat laporan jika pengurus kesulitan menjumpai Bobby karena dijaga paspampres dan birokrasinya ruwet.
Baca Juga: Bikin Heboh Gegara Main Game Slot, PDIP Langsung Sidang Cinta Mega Usai Rapat Paripurna
Kritikan pertama Panda Nababan dijawab Bobby dengan santai. Dia menanggapi kritikan senior PDIP itu sebagai masukan dan motivasi.
Sikap santai Bobby pun ditampilkannya saat menjawab kritik Panda yang kedua. Namun kali ini dia meminta kritikan Panda diklarifikasi ke pengurus PDIP secara langsung. Hal itu menurut Bobby, akan lebih fair karena penjelasannya sendiri hanya akan dianggap membela diri.
"Silahkan tanya sendiri ya, nanti saya bilang nggak, seolah membela, tanyakan saja," ujar Bobby Nasution pada Selasa (4/7/2023).
Menurut Bobby, paspampres yang disebut menjadi penyebab pengurus PDIP kesulitan menjumpainya itu memiliki tugas sebagai pengamanan, bukan menghalangi. Sehingga Bobby minta agar pernyataan Panda Nababan itu langsung ditanya ke pengurus PDIP mulai dari PAC hingga DPD Sumut.
3. Budiman Sudjatmiko
Terbaru, Budiman Sudjatmiko kena sentil Panda Nababan terkait pertemuan dengan Prabowo Subianto. Padahal ketika itu Budiman menegaskan bahwa pertemuannya dengan Ketum Partai Gerindra itu tidak mewakili PDI Perjuangan.
Panda beranggapan Budiman sebaiknya terus terang saja mendukung Prabowo dan keluar dari PDIP. Dia bahkan menyebut Budiman juga sudah gagal menjadi kader dan calon anggota legislatif dari PDIP. Menurut Panda, Budiman saat ini sedang mencari panggung dengan menemui Prabowo.
Berita Terkait
-
Diduga Main Judi Slot Saat Rapat Paripurna, PDIP Tentukan Sanksi untuk Cinta Mega Siang Ini
-
Bikin Heboh Gegara Main Game Slot, PDIP Langsung Sidang Cinta Mega Usai Rapat Paripurna
-
Dicap Tak Tahu Malu Gegara Main Game Slot Saat Rapat, PDIP Didesak PAW Cinta Mega
-
Cinta Mega Diduga Main Game saat Rapat, Berapa Gaji Anggota DPRD DKI Jakarta?
-
Jejak Kontroversi Cinta Mega yang Terciduk Main Game saat Rapat: Pernah Dipanggil KPK
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel