Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Cinta Mega, tengah menjadi bulan-bulanan publik. Pasalnya, ia terciduk diduga bermain game judi slot saat menghadiri rapat paripurna pada Kamis (20/7/2023) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat. Namun, ia telah membantah tudingan tersebut.
Rupanya, dugaan main game slot saat rapat tersebut bukan hal mencengangkan dirinya yang pertama. Sebelumnya, ia juga pernah terlibat kontroversi. Apa itu? Cari tahu selengkapnya melalui rekam jejak kontroversi Cinta Mega berikut ini.
Sempat Dipanggil KPK
Sebelum terciduk main game saat rapat paripurna, kontroversi Cinta Mega yang pertama ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi. Sebab, ia diketahui sudah beberapa kali berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut informasi yang beredar, Cinta Mega pernah diperiksa KPK pada Rabu (26/4/2023). Saat itu, ia dimintai keterangannya sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.
Juru bicara KPK, Ali Fikri, menyebut, ada dugaan aliran dana ke beberapa pihak terkait pengadaan tanah dalam program Rumah DP Nol Rupiah tersebut. Ia menambahkan, dugaan kuat itu adanya kucuran dana kepada para anggota DPRD DKI Jakarta.
Penyidik KPK lantas memeriksa Cinta Mega untuk didalami pengetahuannya tentang pembahasan anggaran penyertaan modal Provinsi DKI Jakarta pada Perumda Sarana Jaya. Ia juga ditanya soal dugaan aliran dana yang diterima para pihak terkait.
Diduga Main Game Judi Slot
Cinta Mega diduga bermain judi, namun kekinian ia membantah permainan yang ditampilkan di tabletnya itu game slot. Ia menjelaskan bahwa gim tersebut merupakan Candy Crush. Ia juga mengaku kerap memainkan Beer House.
Baca Juga: Apa Itu Candy Crush? Game yang Katanya Dimainkan Anggota DPRD DKI Jakarta Cinta Mega Saat Rapat
Tak hanya itu, Cinta pun membantah memainkan gim saat rapat paripurna sedang berlangsung. Ia mengaku bermain sembari menunggu rapat yang molor sekitar satu jam, yakni seharusnya pukul 13.00 WIB. Namun, baru dimulai pada pukul 14.15 WIB.
Ia mengaku bosan ketika rapat dihentikan sementara usai interupsi dari Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Bambang Kusumanto terganggu karena pengeras suara yang mati. Sembari alat itu diperbaiki, Cinta Mega memainkan gim dari tabletnya.
Usai namanya viral karena diduga memainkan game slot saat rapat, Cinta Mega pun dipanggil pihak partainya, yakni PDIP. Ia menjelaskan bahwa panggilan itu bertujuan untuk meminta klarifikasi dirinya terkait berita yang sedang ramai di internet.
Cinta Mega mengaku lelah karena terus-terusan menghadapi fitnah yang disebut tengah ditujukan kepadanya. Ia lantas meminta dikasihani dan berhenti dituduh karena sudah mempunyai banyak masalah yang harus ditangani.
Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono sudah memanggil Cinta Mega untuk dimintai klarifikasi. Menurutnya, jawaban Cinta dinilai rasional karena informasi dirinya yang diduga bermain game slot judi tersebut berasal dari awak media.
Gembong mengatakan, Cinta menjelaskan bahwa ia memainkan gim untuk mengisi waktu saat menunggu jadwal rapat yang molor. Sebab, ia merasa jenuh. Ia juga mengaku lupa tidak mematikan tabletnya, sehingga saat rapat terlihat sedang bermain.
Berita Terkait
-
Apa Itu Candy Crush? Game yang Katanya Dimainkan Anggota DPRD DKI Jakarta Cinta Mega Saat Rapat
-
5 Fakta Anggota DPRD DKI Diduga Main Judi Slot saat Rapat, Cinta Mega: Candy Crush Gitu
-
Cinta Mega Bantah Main Judi Slot saat Rapat Paripurna DPRD DKI, Tapi Akui Kesalahan dan Minta Maaf ke Fraksi PDIP
-
Cinta Mega Diduga Main Game Slot Saat Rapat Paripurna DPRD DKI, Gembong PDIP Beri Peringatan: Tak Etis!
-
Klaim Hanya Mainkan Game, Netizen Unggah Bukti Anggota DPR Fraksi PDIP Main Judi Slot saat Rapat
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
-
AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat