Suara.com - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mempersilakan santri untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif ataupun eksekutif.
Mardiono menyampaikan ini secara langsung kepada para santri saat mengunjungi Pondok Pesantren Miftakhurrosyidin, Dusun Cekelan, Temanggung, Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut turut hadir Wakil Menteri Agama Syaiful Rahmat Dasuki, Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi, Ketua DPP PPP Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono, dan rombongan DPW PPP Jawa Tengah.
“Santri kami berikan kesempatan dan ruang untuk mencalonkan. Karena kami tahu,PPP ini hampir 60 persen lebih keterwakilan santri dan terus kami dorong untuk berjuang bersama,” kata Mardiono dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (30/7/2023).
Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) itu juga mengajak kiai, santri dan masyarakat untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan Pemilu 2024. Khususnya dalam menjaga agar situasi pesta demokrasi tersebut berjalan damai dan aman.
"Karena Pemilu adalah satu bagian dasantri nyalegri kelanjutan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Tak hanya itu, Mardiono juga meminta PPP didoakan oleh Pengasuh Ponpes Miftakhurrosyidin KH Tohir Mukhlasin. Harapannya, agar partai berlogo kabah tersebut dapat semakin dipercaya masyarakat.
“Kami hadir di sini untuk meminta doa agar bisa menjalankan amanah ini, agar PPP semakin dipercaya umat untuk membangun bangsa dan negara. Sehingga, menghasilkan kebijakan pembangunan kesejahteraan umat,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kapok Punya Kader Main Game Judi Slot, PDIP Tak Calonkan Cinta Mega Sebagai Caleg di Pileg 2024
-
Kesengsem Berat Sama Ganjar Bikin Anang Hermanysah Mantap Nyaleg Bareng PDIP
-
Pelanggaran! Sebelum Masa Kampanye Banyak Spanduk Baliho Parpol dan Caleg Bertebaran
-
Lagi Disorot Gegara Diduga Main Judi Slot Saat Rapat, PDIP Sebut Cinta Mega Tak Nyaleg Lagi di 2024
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Buka Musrenbang Provinsi Sulut, Mendagri Ajak Pemda Tangkap Program Prioritas Nasional
-
TAUD Resmi Tempuh Laporan Polisi Model B Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Kapal Tanker Terpaksa Putar Balik di Oman
-
Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!
-
Panas! Donald Trump Minta 'Jatah Preman' di Selat Hormuz, Inggris Marah Besar
-
Empat Korban Kebakaran SPBE Cimuning Meninggal Dunia
-
Hari Kedua Pencarian, Korban Longsor Sumedang Ditemukan Meninggal Dunia
-
Pembobol Rumah Kosong di Tangerang Terungkap, Pelaku Dibekuk Saat Bersembunyi di Jakarta Timur
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa