Suara.com - Ketua Gerakan Pro Prabowo Bersatu Jawa Tengah (GP Prabu) Wesi Buniani mengakui bahwa partai berlambang banteng menguasai Provinsi Jawa Tengah.
Terlebih, Jawa Tengah kekinian dipimpin oleh kader PDIP Ganjar Pranowo sebagai gubernur yang juga diusung partainya untuk menjadi calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.
"Jateng adalah kandang banteng dan kita harus rebut secara halus," kata Wesi di Rumah Besar Relawan 08, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (1/8/2023).
Meski begitu, dia tetap optimis untuk merebut suara warga Jawa Tengah dengan cara yang santai dan anggun tanpa perlu gegabah.
"Kita harus lemah lembut dengan rasa kasih sayang. Tidak boleh cara kasar. Kalau kita kasar, dia akan melawan dengan kasar. Dengan relawan yang kita miliki, insha Allah kita akan mampu menaklukkan banteng menjadi Bapak Prabowo," tutur Wesi.
Menurutnya, Prabowo merupakan tokoh yang tepat untuk menjadi presiden berikutnya. Dia juga mengatakan Prabowo mengetahui cara untuk memberikan perubahan bagi bagsa ini.
"Selama ini, saya lihat rakyat Indonesia hidupnya banyak yang sengsara dari golongan bawah, petani, nelayan, dan pedagang kecil tidak ada yang hidup sejahtera, semuanya menderita. Saya lihat di depan mata sendiri," ujar Wesi.
Untuk itu, dia melihat Prabowo sebagai tokoh yang akan mengubah Indonesia dan masyarakatnnya menjadi lebih sejahtera dan makmur.
Perlu diketahui, GP Prabu menyambangi Rumah Relawan Prabowo 08 untuk mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.
Baca Juga: Adu Elektabilitas Capres Survei LSI Denny JA: Prabowo 52 Persen Kalahkan Ganjar 41,6 Persen!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?
-
Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu, Guru hingga Ustaz Bisa Beri Penilaian Menu MBG
-
Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata
-
Sudah Bertolak ke Prancis, Prabowo Akan Salat Idul Adha di Luar Negeri
-
Kebijakan Iklim Dibuat untuk Warga Terdampak, Tapi Mengapa Mereka Jarang Dilibatkan?
-
Ibu Kota Lumpuh Akibat Protes, Presiden Bolivia Panik Potong Gaji 50 Persen untuk Redam Tekanan
-
Ditujukan untuk Sujarwo, Geger Paket Misterius Berisi Pocong Mainan di Kulon Progo
-
Bejat! Ayah Tiri di Koja Tega Cabuli Dua Anak Sambungnya, Aksi Terbongkar Usai Korban Mengadu