Suara.com - Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka memang dikenal sering kali membalas berbagai pesan publik melalui media sosialnya, khususnya lewat Twitter.
Bukan hanya soal keluhan, putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi bahkan sering kali membalas komentar buruk hingga tudingan dari warganet. Terbaru, video olahraga Gibran dengan Gubernur Jawa Tengah juga dikomentari warganet.
Pada video tersebut tampak Gibran tengah joging bersama Ganjar. Keduanya berjalan bersama dalam satu barisan, namun warganet malah memandang Gibran tampak ogah jogging bareng Ganjar.
"Kelihatannya Gibran kayak ogah banget lari bareng Ganjar," tulisan dalam video.
"Mas @gibran_tweet lagi jarak jarak sama mas @ganjarpranowo? joging nya jauh-jauhan kayak lagi sebel," tulis warganet yang mengunggah video tersebut.
Ungkapan warganet tersebut langsung ditanggapi sendiri oleh Gibran.
"Ya udah besok gue joggingnya sambil gandengan tangan ya biar elu seneng. Gemes deh sama kubu lu," ungkap Gibran.
Balasan Gibran sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Wah, sekarang sudah main kubu-kubuan ya?" komentar warganet.
Baca Juga: Survei LSI Capres di Lampung: Ganjar dan Prabowo Kejar-kejaran, Anies Tertinggal
"Mas, bilang elu gue medhok ga mas?" imbuh warganet lain.
"Oh ternyata kalian sudah main kubu-kubuan toh. Terus gimana nasib rakyat yang ga sekubu dgn kalian @gibran_tweet? Pantesan negara ini tambah kacau kalau pejabat nya dari atas sampai bawah model begini," tambah lainnya.
"Lah kok kubu-kubuan?" tulis warganet di kolom komentar.
"Kok main kubu bukannya ini semua demi rakyat. Demi Indonesia, demi nasionalis, demi merah putih den. Kok kubu-kubuan sekarang ? Kocak," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu