Suara.com - Menjelang berakhirnya masa jabatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 5 September 2023 mendatang, pihak DPRD Provinsi Jawa Tengah pun akhirnya menyiapkan nama nama calon pengganti sementara Ganjar yang saat ini mencalonkan diri sebagai calon presiden.
Posisi Pj Gubernur Jawa Tengah yang akan menggantikan Ganjar pun diharapkan bisa segera diisi pasca Ganjar diberhentikan dengan hormat sebagai Gubernur Jawa Tengah nanti. Penyerahan nama 3 besar calon Pj Gubernur Jawa Tengah sudah dilakukan oleh pihak DPRD Provinsi Jawa Tengah kepada Kemendagri.
Adapun ketiga nama calon pengganti Ganjar, di antaranya Kepala Badan Diklat Kejagung RI Tony Tribagus Spontana, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno. Ketiga nama ini pun dianggap kompeten untuk melanjutkan kepemimpinan Ganjar.
"Iya betul. Ketiga nama tersebut berasal dari hasil dari rapat gabungan. Seluruh pimpinan DPRD Jawa Tengah serta para ketua Fraksi turut ikut dalam musyawarah pengusulan nama tersebut," ungkap Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto saat ditemui di kantornya pada Senin (07/08/2023) kemarin.
Lalu, siapa sosok ketiganya? Simak inilah selengkapnya.
Profil Tony Tribagus
Nama Tony Tribagus kini masuk dalam bursa calon pengganti sementara Ganjar Pranowo. Sosok Tony dikenal sebagai ahli hukum dan pernah beberapa kali megang jabatan strategis. Saat ini, Tony masih tercatat aktif menjabat sebagai Kepala Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia sejak 29 April 2020 lalu.
Ia pun pernah diamanahkan untuk menjabat sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Kejaksaan Agung untuk bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada tahun 2019 hingga 2020.
Beberapa jabatan lain juga pernah diemban oleh Tony, antara lain Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI tahun 2014, Kepala Kejaksaan Tinggi DI Yogyakarta tahun 2015, dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tahun 2017.
Baca Juga: 'Contoh Ayah Idaman' Gaya Parenting Ganjar Dipuji: Jadi Teman Sekaligus Wasit
Profil Hasto Wardoyo
Tak hanya di bidang hukum, calon Pj Gubernur Jawa Tengah juga ada yang berlatar belakang dari bidang kesehatan. Dr.(HC). dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K) masuk dalam bursa calon Pj Gubernur Jawa Tengah.
Hasto sendiri pun sudah lama berkecimpung di dunia politik. Dokter lulusan Universitas Gajahmada ini pernah menjabat sebagai Bupati Kulon Progo periode 2011-2016 dan kembali terpilih pada periode 2016-2019.
Namun di periode keduanya, Hasto pun terpaksa melepaskan jabatan bupatinya karena diangkat oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada Juli 2019 lalu. Kiprahnya sebagai mantan bupati Kulon Progo pun membuatnya dianggap mumpuni untuk menggantikan Ganjar.
Profil Sumarno
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno ikut masuk dalam daftar calon Pj Gubernur Jawa Tengah. Sebelum dilantik sebagai Sekda Jateng, Sumarno pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Tengah pada tahun 2021 lalu.
Berita Terkait
-
'Contoh Ayah Idaman' Gaya Parenting Ganjar Dipuji: Jadi Teman Sekaligus Wasit
-
Diresmikan Ganjar Pranowo, Trans Jateng Wonogiri-Sukoharjo-Solo Ramah Difabel
-
Trans Jateng Solo-Sukoharjo-Wonogiri Resmi Diluncurkan, Gratis Selama Seminggu
-
Dituding Ogah-ogahan Joging Bareng Ganjar, Jawaban Gibran Jadi Sorotan: Udah Main Kubu?
-
Harapan Ganjar Pranowo, APIP Bisa Tindak Modus Korupsi di Birokrasi dan Pemerintahan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara