Suara.com - WhatsApp telah menjadi salah satu platform komunikasi paling populer di dunia, memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi melalui teks, suara, dan video. Belum lama ini WhatsApp memperkenalkan fitur screen sharing, sudah tahu cara screen sharing WhatsApp?
Fitur "Screen Sharing" yang baru-baru ini diperkenalkan memungkinkan pengguna untuk berbagi layar mereka dengan kontak selama panggilan video. Cara screen sharing WhatsApp juga sangat mudah.
Ini adalah alat yang sangat berguna untuk bekerja sama, berbagi informasi, atau memberikan panduan visual kepada teman, keluarga, atau rekan kerja Anda. Berikut adalah panduan tentang cara screen sharing di WhatsApp.
Cara Screen Sharing WhatsApp
- Pastikan aplikasi WhatsApp pada perangkat seluler, desktop, dan web telah diperbarui ke versi terbaru.
- Setelah itu, buka aplikasi WhatsApp pada perangkat Anda.
- Masuk ke obrolan pribadi atau grup yang ingin Anda ajak berbagi layar.
- Tekan ikon kamera di bagian atas layar untuk memulai panggilan video.
- Selanjutnya, ketuk ikon panah mengarah ke kanan di bagian bawah layar.
Baca Juga: Menghadapi Stres dalam Grup WhatsApp? Simak 7 Tips untuk Mengatasinya
- Anda akan melihat opsi "Mulai Sekarang" – tekan itu.
- Lalu, buka dokumen (seperti PPT, Word, PDF), gambar, aplikasi, atau situs web apa pun yang ingin Anda bagikan dengan peserta panggilan video.
- Setelah itu, kembali ke panggilan video WhatsApp dan ketuk "Berhenti Berbagi" untuk menghentikan pembagian layar Anda.
Pilihan yang tersedia bagi pengguna saat melakukan panggilan video di ponsel atau tablet hanyalah berbagi seluruh tampilan layar.
Dengan demikian, semua kegiatan yang ada di layar pengguna akan terlihat oleh peserta panggilan video WhatsApp lainnya.
Namun, saat menggunakan fitur screen sharing melalui WhatsApp desktop, pengguna memiliki dua pilihan. Mereka dapat berbagi seluruh tampilan layar (share your display) atau hanya berbagi jendela aplikasi yang sedang terbuka (share your window), seperti yang ditunjukkan dalam gambar di atas.
Berita Terkait
-
Menghadapi Stres dalam Grup WhatsApp? Simak 7 Tips untuk Mengatasinya
-
Pengusaha Wajib Tahu! 4 Cara agar Ketrampilan Berbisnis Semakin Terasah
-
4 Cara Natural Jaga Elastisitas Kulit Wajah, Pentingnya Kelola Stress!
-
10 Cara Mencegah Kucing Kencing Sembarangan di Rumah, Kamu Sudah Tahu?
-
Jangan Asal Pencet! Begini 5 Cara Merawat Jerawat di Wajah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'