Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memberikan reaksi unik di depan awak media. Ia tiba-tiba memutarkan kepalanya saat ditanya soal persiapan Piala Dunia U-17.
Momen unik tersebut terjadi ketika dirinya memberikan keterangan pers usai menghadiri Upacara Pengukuhan Paskibraka di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/8/2023).
Awalnya, seorang wartawan mengajukan pertanyaan terkait progres dari persiapan Piala Dunia U-17. Namun, pertanyaan yang diajukan lebih dari satu.
Pertanyaan wartawan itu langsung direspons Dito dengan memutarkan kepalanya.
Hal tersebut ia lakukan lantaran dirinya sudah pernah menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan tersebut.
"Mas, udah banyak beritanya itu, mas," respons Dito di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.
Meski begitu, Dito kembali menjelaskan soal persiapan Piala Dunia U-17. Ia menerangkan kalau persiapan Piala Dunia U-17 masih terus berjalan.
Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang memiliki kepentingan sudah melakukan tanggung jawabnya. Semisal saja, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang menggunakan anggaran APBD untuk melakukan renovasi Jakarta Internasional Stadium (JIS).
Selain menjadi venue pertandingan, JIS juga dipilih sebagai tempat pembuka Piala Dunia U-17.
Baca Juga: 3 Masalah Timnas Indonesia U-17 hingga Kurang Maksimal Jelang Piala Dunia U-17 2023
"Dari rapat kita minggu lalu itu sudah dalam tahap proses semuanya perbaikan dan juga untuk lokasi lainnya sudah dalam penyempurnaan oleh PUPR," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Bima Sakti Cukup Puas dengan Hasil Seleksi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-17 2023
-
Bima Sakti Akui Timnas Indonesia U-17 Masih Cari Pemain di Empat Posisi Ini
-
Buka Peluang Pemain Tottenham Perkuat Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Pesimis Naturalisasi Selesai Tepat Waktu
-
Fakhri Husaini Beri Kritik Menohok Soal Seleksi Timnas Indonesia U-17: Cuma Lucu-lucuan
-
Warga Kampung Bayam Tolak Pindah dari Sekitar JIS saat Piala Dunia U-17, Tetap Tinggal di Tenda!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT