Suara.com - Belakangan ini, profil mantan Walikota Kendari Sulkarnain tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi perizinan gerai ritel PT. MUI (Midi Utama Indonesia).
Ditetapkannya Sulkarnain sebagai tersangka korupsi oleh Kejaksaan Tinggi Sultra (Sulawesi Tenggara) pada hari Senin 14 Agustus 2023 tersebut didasarkan pada fakta penyidikan serta pemeriksaan dua saksi yang berlangsung dalam persidangan perkara korupsi perizinan PT. MUI.
Nah bagi yang ingin mengenal sosok Sulkarnain, mari simak berikut ini profil mantan Walikota Kendari Sulkarnain yang dirangkum dari berbagai sumber.
Profil Mantan Walikota Kendari Sulkarnain
Sulkarnain atau yang memiliki nama lengkap Sulkarnain Kadir ini merupakan Walikota Kendari 2018-2022. Politikus PKS yang lahir 45 tahun silam, tepatnya pada 4 Maret 1978 ini mulanya hanya seorang Wakil Walikota.
Lalu, pada tahun 2018 Sulkarnain menjabat sebagai plt Walikota pada 2 Maret 2018 sampai 21 Januari 2019 menggantikan posisi Adriatma Dwi Putra yang ditetapkan sebaga tersangka kasus korupsi. Setelah itu, Sulkarnain dilantik jadi Walikota definitif masa jabatan 22 Januari 2019 sampai 10 Oktober 2022.
Namun, Sulkarnain kemudian ditetapkan menjadi tersangka korupsi oleh Kejaksaan Tinggi Sultra (Sulawesi Tenggara). Hal ini pun lalu mengundang tanya berapa kira-kira harta kekayaan Sulkarnain?
Harta Kekayaan Sulkarnain
Melansir dari berbagai sumber, Sulkarnain terakhir kali melaporkan kekayaannya kepada KPK pada tahun 2021. Data laporan kekayaannya pada tahun 2021 tersebut tertuang dalam LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara).
Baca Juga: Saksi Korupsi Lukas Enembe Berbelit-Belit, Hakim Ingatkan 10 Perintah Tuhah: Jangan Bersumpah Palsu!
Adapun total kekayaan Sulkarnain pada tahun 2021 berdasarkan data LHKPN yaitu sebesar Rp4.889.148.957. Jumlah tersebut meningkat Rp363.429.855 dibanding tahun sebelumnya. Untuk lebih jelasnya, berikut LHKPN Sulkarnain tahun 2021:
1. Tanah & bangunan sebesar Rp680.000.000
- Tanah (luas 856 m2) di Kota Kendari hasil sendiri senilai Rp900.000.000
2. Alat transportasi & mesin sebesar Rp531.300.000
- Motor Yamaha SM Solo 2020 hasil sendiri senilai Rp7.500.000
- Mobil Honda CR-V Jeep 2010 hasil sendiri senilai Rp230.000.000
- Mobil Suzuki pick up 2012 hasil sendiri senilai Rp70.000.000
- Motor Yamaha Mio 2011 hasil sendiri senilai Rp6.000.000
- Mobil Toyota Avanza minibus 2011 hasil sendiri senilai Rp150.000.000
- Motor Yamaha NMAX 250 2021 hasil sendiri senilai Rp67.800.000
3. Harta bergerak lainnya sebesar Rp3.416.000.000
4. Kas dan setara kas sebesar Rp197.588.484
5. Utang sebesar Rp155.739.527
Demikian ulasan profil mantan Walikota Kendari Sulkarnain yang belakangan ini sedang menjadi buah bibir karena kasus dugaan korupsi. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Saksi Korupsi Lukas Enembe Berbelit-Belit, Hakim Ingatkan 10 Perintah Tuhah: Jangan Bersumpah Palsu!
-
Harta Kekayaan Ismail Thomas, Kader PDIP yang Jadi Tersangka Korupsi Izin Tambang
-
Respons Ismail Thomas Jadi Tersangka Kasus Izin Tambang, Utut PDIP: Kita Pasti Prihatin, Beliau Teman Baik
-
Beredar Tiga Nama Calon Pj Wali Kota Kendari yang Diusulkan DPRD ke Kemendagri
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana