Suara.com - Bakal calon presiden (capres) Pemilu 2024, Ganjar Pranowo menyinggung polusi udara di ibu kota dan banyaknya masyarakat DKI Jakarta mengalami ISPA ketika mengisi kuliah kebangsaan di Universitas Indonesia (UI) Depok, Senin (18/9/2023).
Awalnya, Ganjar mengatakan bonus demografi Indonesia nantinya juga akan beriringan dengan bonus permasalahan yang menanti.
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu kemudian menyampaikan bahwa warga DKI belakangan kembali menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Ganjar menanyakan penyebab hal tersebut kepada para mahasiswa yang hadir di Balai Serbaguna Purnomo Prawiro.
"Karena polusi," teriak salah satu mahasiswa di lokasi.
Ganjar lalu bercerita ketika sedang jogging di Jakarta banyak yang memakai masker. Hal itu membuatnya heran.
Sebab meskipun banyak yang terganggu akibat polusi, namun tak sedikit pula warga ibu kota yang masih menggunakan sepeda motor.
"Kemarin saya coba lari-lari, semua orang bagi masker lagi. Ada apa saya tanya gitu, orang kampung tidak tahu ISPA pak, oh, orang berbicara polusi. Tapi semua tetap naik kendaraan bermotor, dan ramai-ramai di jalan raya. Nanti ini membangun kesadaran," ungkap Ganjar.
Untuk diketahui, Ganjar menghadiri kuliah kebangsaan di FISIP, UI, Depok, Senin (18/9/2023). Adapun kuliah kebangsaan tersebut bertajuk 'Hendak ke Mana Indonesia Kita'.
Ketika memulai pemaparannya, Ganjar menyapa para Profesor dan dosen yang hadir dalam acara tersebut. Dia mengaku senang bisa diundang untuk mengisi materi dalam kuliah kebangsaan.
Baca Juga: Sepak Bola dan Politik Indonesia, Polemik yang Terus Berlangsung Tahun Ini
"Saya senang bisa bertemu dengan keluarga saya di mana saya pernah menimba ilmu di sini," ujar Ganjar.
Ganjar berkelakar para dosen FISIP menyebalkan dan susah memberi nilai yang bagus.
"Anda akan mengalami proses yang menarik dengan guru-guru dosen yang nyebelin yang pasti sering kasih tugas dan anda tahu nilainya pelit," ucap Ganjar mengundang gelak tawa para mahasiswa.
Foto Ganjar ketika masih menjadi mahasiswa UI pun ditampilkan. Sontak, foto tersebut mengundang gelak tawa para dosen dan mahasiswa yang ada di Balai Serbaguna Purnomo Prawiro.
Ganjar mengaku bisa mencapai kariernya saat ini berkat bantuan dosen-dosen yang disebutnya tadi menyebalkan dan 'pelit' nilai. Lagi-lagi, hadirin di lokasi memberikan tepuk tangan untuk bakal capres 2024 tersebut.
"Foto itu otentik saya pernah kuliah di sini, tapi ketahuilah gara-gara dosen yang nyebelin. Sering ngasih tugas dan pelit saya bisa berdiri di sini karena mereka," kata Ganjar.
Berita Terkait
-
Ganjar di Kuliah Kebangsaan UI: Pemimpin Bukan Malaikat, Tidak Ada Itu!
-
Ungkit Anies, Ganjar Duga Diundang Isi Kuliah di UI karena Hasil Survei: Saya Cuma Pejabat Kampung
-
Kenang Masa Kuliah di UI, Ganjar Lempar Kelakar: Dosennya Nyebelin dan Pelit Nilai
-
Ganjar Singgung Budaya Korupsi: Bikin Investor Malas ke Indonesia
-
Dihadapi Koalisi Gemuk Pendukung Prabowo, Ganjar Pranowo: Biasa Saja
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik
-
Gugatan Larangan Anak Presiden Maju Pilpres Masuk MK, PDIP: Lemah, Tapi KKN Sekarang Memang Gila
-
Viral Trotoar Tebet Barat Berubah Jadi Pangkalan Truk Tinja, Terjadi Pembiaran Parkir Liar?
-
Momen Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Menangis Jelang Vonis Perkara Tata Kelola Minyak
-
Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah
-
Periksa Saksi dari Dinas PUPR, KPK Dalami Aliran Fee Proyek 4-10 Persen ke Wali Kota Madiun Maidi
-
Takut Bansos Dicabut, Warga Enggan Laporkan Kematian Keluarga