Suara.com - Ketua Umum Front Persaudaraan Islam (FPI) sekaligus menantu Habib Rizieq Shihab, Habib Muhammad bin Husein Alatas ikut turun dalam unjuk rasa bertajuk Aksi 209 Bela Rempang yang digelar di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/9/2023)).
Pantauan Suara.com, Habib Muhammad duduk beralaskan karpet di samping mobil komando, bersama sejumlah tokoh lainnya. Saat ikut turun dalam aksi tersebut, Habib Muhammad dijaga ketat oleh para laskar FPI yang mengenakan seragam serba putih.
Saking ketatnya penjagaan, para laskar berdiri memutar mengelilingi Habib Muhammad.
Hingga sore hari, sekira pukul 17.36 WIB. Aksi demonstrasi sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Rempang, demonstran terus melakukan orasi.
Bahkan, massa semakin bertambah, ketika massa buruh ikut bergabung dengan massa dari Front Persaudaraan Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR).
Sebelumnya, Tim bantuan hukum FPI, Aziz Yanuar mengklaim ada sekitar 1.000 pendemo yang ditargetkan hadir dalam aksi Bela Rempang tersebut.
"Target 1.000," kata Aziz saat dikonfirmasi, Rabu (20/9/2023).
Dalam aksi tersebut, Aziz juga mengklaim menantu Habib Rizieq, Habib Muhammad bin Husein Alatas direncanakan akan hadir.
"Habib diusahakan hadir," katanya.
Baca Juga: Bom Asap Membubung ke Langit, Massa Buruh Ikut Gabung FPI dkk Gelar Aksi Bela Rempang di Jakarta
Dijaga Ribuan Aparat
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menyampaikan pihaknya telah menyiapkan 1.000 personel pengamanan.
"Untuk di Patung Kuda, kami siapkan personel 10 SSK kurang lebih 1000 personel," ujarnya.
Selain itu juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi. Rekayasa bersifat situasional ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kemacetan.
"Setiap orang diharapkan mematuhi setiap aturan apakah itu terkait dengan berlalu lintas dan juga untuk penyampaian pendapat di muka umum. Sehingga aktivitas masyarakat ibu kota tetap bisa berjalan meskipun ada beberapa titik yang harus dialihkan," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Bom Asap Membubung ke Langit, Massa Buruh Ikut Gabung FPI dkk Gelar Aksi Bela Rempang di Jakarta
-
Gelar Aksi Solidaritas, Massa FPI Cs: Hentikan PSN Rempang Eco City, Melanggar HAM!
-
Massa GNPR Gelar Aksi Bela Rempang di Patung Kuda,
-
FPI Dkk Gelar Aksi Bela Rempang di Patung Kuda Siang Ini, Menantu Habib Rizieq Dikabarkan Ikut Demo
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat
-
KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik
-
Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang
-
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?