Suara.com - Ustaz Das'ad Latif baru-baru ini tampak melakukan skakmat kepada budayawan Sujiwo Tejo terkait nikah beda agama. Hal ini terjadi dalam acara diskusi bertajuk "Petuah Das'ad Kunci Dahsyat" yang digelar di salah satu stasiun televisi swasta pada Senin (25/9/2023).
Sujiwo Tejo awalnya membahas soal Mahkamah Agung yang melarang para hakim mereka untuk mengesahkan pernikahan beda agama. Persoalan itu kemudian membuat Sujiwo bertanya langsung kepada Ustaz Das'ad Latif.
Dalam pembahasannya, Ustaz Das'ad kemudian mengungkap bahwa ia juga tidak menyarankan pernikahan beda agama. Alasannya karena pernikahan beda agama tidak sesuai dengan aturan Islam. Menurutnya, pernikahan beda agama tak bisa hanya didasari karena cinta.
“Bagi orang-orang yang beriman, dunia ini hanya sementara. Kalau saya ikuti nafsu ,‘ya yang penting saya cinta’. Harus sampai berapa lama? Paling umur 70 tahun," jelas Ustaz Das'ad.
"Ketika saya meninggal dengan keadaan tidak mengikuti aturan agama, maka sial lah hidup saya di akhirat nanti,” lanjutnya.
Namun, jawaban Ustaz Das'ad ini ternyata belum membuat Sujiwo puas. Ia pun bertanya kembali soal cinta mati seseorang meskipun berbeda agama.
“Yang saya bilangin ini maksudnya cinta mati. Istilahnya bisa mati, mati itu artinya kalau gak nikah itu sama pasangan yang beda agama,” tanya Sujiwo Tejo kembali.
Tanpa ragu, Ustaz Das'ad pun akhirnya memberikan pernyataan yang membuat Sujiwo Tejo skakmat.
“Kalau memang dia betul betul cinta, mestinya dia ikut agamanya orang yang dicintai,” tegas Das'ad.
Baca Juga: Biodata dan Agama Sujiwo Tejo: Kena Skakmat Ustaz Das'ad Latif Soal Nikah Beda Agama
Sujiwo Tejo pun sempat terdiam , sebelum akhirnya setuju dengan pernyataan Ustaz Das'ad.
Lalu, siapa sosok Ustadz Das'ad Latif sebenarnya? Simak inilah profil selengkapnya.
Profil Ustaz Da'ad Latif
Sosok Ustadz Das'ad Latif sudah dikenal masyarakat sejak tahun 2020. Ia sering mengisi acara sebagai pendakwah di berbagai stasiun TV. Pembawaan dakwahnya yang ringan diselingi humor membuat namanya makin melejit.
Pria asal Makassar, Sulawesi Selatan ini merupakan lulusan sarjana IAIN Alauddin Makassar jurusan Peradilan Islam. Ia juga sempat menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin dengan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi.
Sejauh ini, sosoknya dikenal sebagai salah satu pendakwah, akademisi, serta ulama terkenal di Indonesia. Namanya mulai dikenal saat ia didaulat sebagai pengisi acara di stasiun televisi TVOne, SCTV, dan TVRI.
Berita Terkait
-
Biodata dan Agama Sujiwo Tejo: Kena Skakmat Ustaz Das'ad Latif Soal Nikah Beda Agama
-
Detik-detik Sujiwo Tejo Diam Disekakmat Ustaz Das'ad Latif soal Nikah Beda Agama
-
Komentar Sujiwo Tejo soal Prabowo Subianto di Bursa Capres: Satu-satunya Gak Plastik!
-
Viral Sujiwo Tejo Ngamuk Usir Penonton, Dikritik Netizen: Anda Sering Bicara Adab, Tapi Marahi Orang di Depan Umum
-
Dihadapan Anak Presiden, Sujiwo Tejo dan Nasirun Deklarasi Capres Alternatif
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap