Suara.com - Ganjar Pranowo dan Mahfud MD secara resmi diusung oleh Partai PDIP dan koalisinya untuk maju dalam Pemilu 2024 sebagai pasangan capres-cawapres. Profil Ganjar-Mahfud, visi misi, program dan janji-janji kampanyenya pun menarik untuk dipelajari.
Apalagi mengingat masa kampanye capres dan cawapres akan dimulai tidak lama lagi. Sehingga para pemilih perlu paham betul visi misi dan program para kontestan Pemilu 2024 termasuk Ganjar-Mahfud.
Sebelum mengetahui visi misi Ganjar-Mahfud, terlebih dahulu mari kita baca profil pasangan capres-cawapres ini.
Profil Ganjar-Mahfud
Ganjar-Mahfud dideklarasikan sebagai capres-cawapres oleh PDIP pada 18 Oktober 2023. Selain PDIP, mereka juga didukung oleh PPP, Perindo dan Hanura.
Ganjar Pranowo dikenal sebagai Gubernur Jawa Tengah yang menjabat selama dua periode. Ia adalah pria kelahiran Karanganyar 28 Oktober 1968.
Sebelum menjadi gubernur (2013-2023), Ganjar telah duduk di kursi DPR RI pada tahun 2004-2013. Namun awal kariernya bukan dimulai di dunia politik.
Ganjar memiliki karir singkat sebagai konsultan HRD di beberapa perusahaan yaitu PT Prakasa PT Prastawana Karya Samitra danPT Semeru Realindo Inti.
Pada 1999, Ganjar menikah dengan Siti Atiqoh Supriyanti dan sekarang memiliki satu anak laki-laki bernama Muhammad Zinedine Alam Ganjar.
Ganjar adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Ia masuk pada tahun 1987. Kemudian melanjutkan program Pascasarjana Ilmu Politik FISIP UI (2009-2013).
Bagimana dengan Mahfud MD? Mantan Ketua MK dan ahli hukum tata negara ini juga lulusan UGM.
Mahfud memiliki dua gelar sarjana yaitu dari Fakultas Hukum, Jurusan Hukum Tata Negara, UII Yogyakarta dan Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra dan Kebudayaan UGM.
Ia pun melanjutkan program S2 Ilmu Politik UGM dan doktoral S3, Ilmu Hukum Tata Negara juga di kampus yang sama.
Namun sebelum masuk ke pemerintahan, Mahfud dikenal sebagai akademisi. Ia adalah guru besar dan dosen pengajar di berbagai kampus.
Mahfud pernah menjabat beberapa posisi di eksekutif yaitu Menteri Pertahanan RI (2000-2001), Menteri Kehakiman dan HAM (2001) dan Menkopolhukam (2019-2024). Sementara di legislatif, Mahfud juga pernah duduk di kursi DPR RI (2004-2008).
Sementara di yudikatif, Mahfud pernah menjadi Ketua MK periode tahun 2008-2013. Bagaimana dengan kehidupan pribadinya?
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Janji Manis Ganjar - Mahfud: Gaji ASN naik - Buka 17 Lapangan Kerja
-
Jokowi Ajak Capres Makan Bersama di Meja Lazy Susan, Ini Sejarah dan Makna Filosofinya
-
Profil Anies-Muhaimin, Visi Misi, Program dan Janji-janji Kampanye! IKN Kok Gak Masuk Agenda?
-
Profil Prabowo-Gibran, Visi Misi, Program dan Janji-Janji Kampanye! Makan Siang hingga Susu Gratis di Sekolah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS
-
Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran
-
Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat
-
KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan
-
Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis
-
Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini
-
Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang
-
Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer
-
Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur