Suara.com - Adalah Ninik Wafiroh, yang hadir pada rapat kerja di DPR RI untuk membahas Palestina. Disampaikan olehnya bahwa semua anggota DPR RI memberikan dukungan penuh untuk kemerdekaan Palestina. Anggota yang hadir juga banyak yang menggunakan syal Palestina sebagai bentuk dukungan.
Ia sendiri menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX dari fraksi PKB. Ia berkata bahwa masalah yang terjadi antara Israel dan Palestina tidak sekedar soal agama, namun sudah masuk ke ranah kemanusiaan.
Meski demikian aksinya yang vokal dalam rapat tersebut justru mendapat tanggapan kurang positif dari netizen yang melihat unggahanya. Netizen menilai, syal yang digunakan oleh anggota DPR RI bukanlah syal dengan bendera Palestina, namun justru menggunakan syal dengan bendera Uni Emirat Arab.
Sontak hal ini mendapat tanggapan yang cukup ramai di media sosial tempat ia mengunggah foto dirinya. Banyak yang menanggapi secara bercanda, namun ada pula yang menyatakan kekecewaan karena sekelas anggota DPR RI masih membuat kesalahan mendasar yang berkaitan dengan pengetahuan umum tersebut.
Dialami juga Oleh Anggota Fraksi PKS
Syal dengan bendera Palestina yang diklaim digunakan sebagai bentuk dukungan juga digunakan oleh anggota DPR RI dari fraksi PKS, di momen rapat yang sama.
Hal ini bisa sampai terjadi sebab dikabarkan syal tersebut adalah pemberian dari Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban yang bekerja sama dengan Grup Kerjasama Bilateral DPR Indonesia - Parlemen Palestina.
Hal ini kemudian ditanggapi oleh Wakil Ketua MPR Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, yang menjelaskan kesalahan tersebut terjadi karena ketidaksengajaan. Meski tidak tepat menggunakan bendera Palestina, namun terdapat gambar masjid Al Aqsa sehingga dirasa tetap menjadi simbol Palestina.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Baca Juga: Netizen Sindir Sumber Dana Proyek RS Internasional Solo, Gibran Beri Jawaban Menohok
Berita Terkait
-
Eks Ketum Muhammadiyah Din Syamsuddin Sambangi Markas PKB, Cak Imin: Kita Harap Bantu Kemenangan AMIN
-
Nikita Mirzani Tak Setuju Semangka Jadi Simbol Dukungan untuk Palestina: Nggak Konsisten!
-
Survei ARCI: Elektabilitas PDIP di Jawa Timur Berpotensi Ditumbangkan PKB dan Gerindra
-
Cak Imin Bicara Sistem Pemerintahan: Anda Korupsi atau Tidak, Jadi Menteri Sama dengan Siap Jadi Korban
-
Netizen Sindir Sumber Dana Proyek RS Internasional Solo, Gibran Beri Jawaban Menohok
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh